JAKARTA, iNews.id - Pengangguran berlatar belakang sarjana mencapai 1.033.182 orang atau sekitar 14,31 persen dari total 7,22 juta pengangguran pada Mei 2026. Partai Perindo mendorong sinergi perguruan tinggi, dunia usaha, dan pemerintah untuk memperbaiki penyerapan tenaga kerja berpendidikan tinggi.
Data tersebut berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026. Pada periode sama, jumlah pengangguran nasional turun dari sekitar 8,43 juta orang menjadi 7,22 juta orang.
Baca Juga
Penyandang Disabilitas Ikut Upacara HUT ke-81 RI Bersama Partai Perindo Sulsel
Wakil Ketua Umum Partai Perindo sekaligus Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Tama S Langkun, mengapresiasi penurunan angka pengangguran nasional. Namun, dia meminta pemerintah dan pemangku kepentingan melihat lebih jauh kondisi tenaga kerja berpendidikan tinggi.
“Pertama-tama tentu kita harus mengapresiasi penurunan jumlah pengangguran nasional. Dari sekitar 8,43 juta menjadi 7,22 juta orang. Ini menunjukkan bahwa ada perbaikan dalam penciptaan dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Tama di Jakarta, Rabu (19/8/26).
Baca Juga
Partai Perindo Sulsel Libatkan Penyandang Disabilitas dalam Upacara HUT ke-81 RI
Menurut Tama, terdapat persoalan serius di balik penurunan pengangguran nasional. Proporsi pengangguran sarjana mencapai 14,31 persen, meningkat dibandingkan Agustus 2022 yang berada di kisaran 7,98 persen.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































