Pengurus Gekrafs Jepara Resmi Dilantik, Ibnu Hajar Tekankan Inovasi dan Kreativitas

6 hours ago 4

Jepara, infojateng.id – Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar menegaskan pentingnya peran Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dalam memperkuat identitas daerah melalui kreativitas dan inovasi.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gekrafs Kabupaten Jepara masa bakti 2026–2029 di Pendopo RA Kartini, Sabtu (13/6/2026).

Dalam prosesi tersebut, pengurus DPC Gekrafs Jepara dilantik oleh Ketua DPW Gekrafs Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana. Sementara itu, Muhammad Abdul Chaq resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPC Gekrafs Jepara periode 2026–2029.

Mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Ibnu Hajar menyampaikan harapan besar agar Gekrafs tidak sekadar menjadi organisasi seremonial. Ia menegaskan bahwa masa depan ekonomi Jepara bergantung pada kemampuan pelaku usaha dalam mengolah nilai kreativitas.

Menurutnya, masa depan Jepara tidak cukup hanya mengandalkan penjualan produk, tetapi juga harus mampu menjual kreativitas, desain, cerita budaya, serta identitas daerah yang menjadi nilai tambah di pasar global.

“Nilai ekonomi terbesar di masa depan lahir dari kreativitas, inovasi, dan kekuatan merek,” ujar Ibnu Hajar.

Ia mengungkapkan, sektor furnitur kayu Jepara hingga 2025 mencatat nilai investasi lebih dari Rp1,17 triliun dengan 892 perusahaan yang beroperasi.

Namun, Hajar menghimbau agar Gekrafs mampu menjadi motor penggerak yang membawa UMKM lokal naik kelas dan merambah pasar digital dengan branding yang kuat.

“Jangan hanya membangun organisasi yang ramai kegiatan. Jadikan organisasi yang menghasilkan dampak. Jangan hanya menyusun program kerja, tetapi pastikan program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya sebagai pesan kepada pengurus baru.

Sementara itu, Ketua DPC Gekrafs Jepara, Muhammad Abdul Chaq, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah yang inklusif bagi para pelaku ekonomi kreatif, khususnya generasi muda.

Ia menyatakan kesiapan organisasi untuk berkoordinasi dengan seluruh pihak demi memajukan ekosistem ekonomi kreatif di Jepara.

“Mari berkolaborasi aktif, mari terus berkarya agar eksistensi anak muda bisa terlihat dan berdampak pada masyarakat Jepara khususnya, dan masyarakat Indonesia secara umum,” ujar Abdul Chaq.

Pelantikan yang mengusung tema “Bangkit Berkarya, Bergerak Berdaya” tersebut merupakan implementasi program kerja Gekrafs tahun 2026.

Dengan IPM Jepara yang kini berada di angka 74,90 dan angka kemiskinan yang turun menjadi 5,79 persen, kehadiran Gekrafs diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan “Jepara MULUS” (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius).

Gekrafs sendiri merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2019 dan berfungsi sebagai jembatan kolaborasi antara kreator, pemerintah, dan investor dalam mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |