SIKKA, iNews.id - Polri bersama sejumlah unsur terkait mengevakuasi dua warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8/2026). Evakuasi dilakukan melalui jalur udara karena akses darat dan laut masih terbatas pascabencana.
Dua warga yang membutuhkan penanganan medis segera diterbangkan menuju Maumere untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Kedua warga tersebut yakni Maria Noni (71), warga Cawalo, Desa Rokirole, yang mengalami patah tulang paha kiri bagian bawah akibat tertimpa reruntuhan rumah.
Baca Juga
Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah jadi 83 Orang
Sementara korban lainnya Maria Angela Ngei (30), warga Desa Rokirole, yang sedang dalam kondisi hamil dan siap melahirkan.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, evakuasi dilakukan sebagai bentuk respons cepat untuk memastikan warga terdampak bencana gempa NTT mendapat pertolongan medis.
Baca Juga
Update Korban Gempa M7,7 NTT: 83 Orang Meninggal, 967 Luka-Luka
“Polri terus melakukan langkah-langkah kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak bencana, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis segera, dapat dievakuasi dengan aman dan cepat. Dalam kondisi akses darat dan laut yang terbatas, jalur udara menjadi salah satu upaya untuk mempercepat korban mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujar Brigjen Trunoyudo, Jumat (21/8/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































