JAKARTA, iNews.id – QRIS BRI kian mengubah pola transaksi masyarakat, bahkan hingga ke gerobak baKso goreng dan otak-otak crispy pinggir jalan di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.
Perubahan itu dirasakan langsung Aldi, pedagang basreng asal Rangkasbitung, Banten, yang setiap hari mangkal di sekitar Stasiun Gondangdia. Dia kini lebih sering melayani pembayaran non-tunai lewat QRIS BRI dibanding uang tunai.
Baca Juga
Dari Pengamen ke Pengusaha Ketoprak, KUR BRI Jadi Penyelamat Rachmat
“Sekarang orang-orang malas bawa dompet. Jarang banget saya melayani transaksi cash,” kata Aldi kepada iNews.id.
Menurut dia, penggunaan QRIS BRI membuat aktivitas berdagang jauh lebih ringkas. Proses transaksi berjalan cepat tanpa perlu menghentikan aktivitas memasak di gerobak.
Baca Juga
Mimpi Salmi Bawa Terbang Resep Emak ke Pasar Global, Cangcomak Tumbuh Bersama BRI
“Sekarang jadi lebih gampang kalau pakai QRIS, kan tinggal scan, saya nggak ribet. Terus juga enggak perlu menyiapkan uang kembalian saat saya sedang menggoreng baso dan otak-otak,” ucapnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































