Kota Magelang, infojateng.id – Penelitian bertajuk Revitalisasi Kuliner Heritage Kota Magelang melalui Teknologi Pengawetan dan Inovasi Produk untuk Daya Saing UMKM” berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam ajang Riset Unggulan Daerah (RUD) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang.
Riset yang diketuai Emma Dwi Ratnasari tersebut dinilai unggul karena memiliki kontribusi strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan kuliner khas Kota Magelang.
Inovasi yang dihasilkan juga dinilai mampu meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan teknologi pengawetan dan pengembangan produk.
Sementara itu, penghargaan terbaik kedua diraih penelitian berjudul “Si-Pandai”: Model Sekolah Inklusi Berbasis Kesiapan Guru dalam Perspektif EDAI (Equity, Diversity, Accessibility and Inclusion) di Kota Magelang yang diketuai Galih Istiningsih.
Penelitian tersebut menawarkan model pengembangan pendidikan inklusif yang berfokus pada kesiapan guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang setara, beragam, mudah diakses, dan inklusif bagi seluruh peserta didik.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah berbasis riset, masing-masing tim peneliti menerima penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp17,5 juta.
Kepala Bapperida Kota Magelang, Handini Rahayu, mengatakan penghargaan tersebut diberikan kepada para peneliti yang mampu menghasilkan karya inovatif dan berdampak bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, hasil penelitian yang terpilih diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan dan implementasi program pembangunan.
“Melalui pemanfaatan hasil riset yang relevan dan aplikatif, Pemerintah Kota Magelang terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Handini berharap semakin banyak penelitian berkualitas yang lahir dan memberikan solusi nyata bagi berbagai tantangan pembangunan daerah. Dengan demikian, riset dapat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Kota Magelang yang maju, inovatif, dan berdaya saing. (eko/redaksi)

3 hours ago
3
















































