JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada akhir perdagangan, Kamis (3/9/2026). Mata uang garuda naik 84 poin atau 0,47 persen ke level Rp17.679 per dolar AS.
Analis pasar uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, salah satu sentimen datang dari eksternal yakni kekhawatiran baru atas eskalasi konfrontasi militer antara Amerika Serikat dan Iran dapat semakin mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah.
Baca Juga
DPR-Pemerintah Sepakat Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027, Rupiah Rp17.500 per Dolar AS
"Pasukan AS menyerang wilayah pesisir selatan Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang posisi-posisi AS di berbagai wilayah kawasan tersebut; ini merupakan aksi saling serang paling intens antara kedua negara sejak bulan Juli," tulis Ibrahim dalam risetnya.
Namun, pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa kampanye baru AS terhadap Iran tidak akan berlangsung dalam jangka waktu lama, sebuah pernyataan yang membantu meredakan sebagian kekhawatiran pasar mengenai pasokan dalam waktu dekat.
Baca Juga
Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.763 per Dolar AS
Dia juga menyebut bahwa AS telah menargetkan radar, sistem rudal, serta kemampuan Iran yang terkait dengan pemasangan ranjau di sekitar Selat Hormuz.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































