Jepara, infojateng.id – Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 dan 3 Bandengan, Kamis (17/9/2026) dini hari.
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar Badan Gizi Nasional (BGN), terutama dalam menjaga kualitas makanan dan keamanan pangan bagi penerima manfaat.
Pada saat bersamaan, para camat bersama Satgas MBG di tingkat kecamatan juga melakukan monitoring secara serentak terhadap SPPG di wilayah masing-masing.
Dalam sidak tersebut, tim memeriksa sejumlah aspek penyelenggaraan MBG. Mulai dari kondisi dapur, kebersihan lingkungan, proses pengolahan makanan, kualitas bahan baku, sanitasi, hingga mekanisme distribusi makanan kepada penerima manfaat.
Muhammad Ibnu Hajar yang juga menjabat Wakil Bupati Jepara meminta seluruh pengelola SPPG tidak mengabaikan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Menurutnya, setiap tahapan penyediaan makanan harus dilaksanakan secara cermat dan sesuai prosedur untuk mencegah persoalan yang dapat merugikan penerima manfaat.
“Kami menemukan banyak catatan, dan ini harus segera dipenuhi oleh mitra dan Kepala SPPG. Kita beri waktu dua minggu sampai satu bulan. Apabila masih belum mengindahkan, kita sampaikan ke BGN agar diberi sanksi dan evaluasi,” ujarnya.
Selain memeriksa kondisi dapur, tim juga mengevaluasi pelaksanaan pelayanan di masing-masing SPPG. Berbagai temuan di lapangan akan menjadi bahan pembenahan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG di Kabupaten Jepara.
Ibnu Hajar menegaskan, pengawasan terhadap pelaksanaan MBG tidak berhenti pada kegiatan sidak. Monitoring akan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap SPPG menjalankan pelayanan sesuai ketentuan.
“Intinya kita selalu menekankan kepada semua SPPG di Kabupaten Jepara agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) oleh Badan Gizi Nasional,” jelasnya.
Ia juga meminta kepala SPPG dan ahli gizi meningkatkan pengawasan terhadap setiap proses penyediaan makanan. Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah terulangnya kejadian keracunan di Jepara.
Melalui sidak dan monitoring serentak ini, Satgas MBG Jepara berharap seluruh pengelola SPPG segera menindaklanjuti catatan evaluasi yang ditemukan di lapangan.
Program MBG di Jepara diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan distribusi makanan, tetapi juga menjamin kualitas gizi dan keamanan pangan bagi seluruh penerima manfaat. (eko/redaksi)

4 hours ago
2
















































