SMAN 1 Wonotunggal Gencarkan Sosialisasi SPMB 2026, Tegaskan No Titip No Jastip

7 hours ago 4

Batang, infojateng.id – SMAN 1 Wonotunggal Kabupaten Batang terus mengintensifkan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 guna memastikan proses penerimaan peserta didik berjalan sesuai aturan, transparan, dan berintegritas.

Sekolah tersebut mengusung komitmen “No Titip, No Jastip” sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pendidikan yang adil dan akuntabel.

Kepala SMAN 1 Wonotunggal, Hanjar Giri Anggraini, mengatakan pihaknya telah menggelar sosialisasi kepada masyarakat se-Kecamatan Wonotunggal dengan melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, calon orang tua murid, serta komite sekolah.

“Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait dasar hukum, titik koordinat, wilayah domisili, daya tampung, jadwal, persyaratan, jalur, kuota, proses seleksi, ketentuan prestasi, pendaftaran, dan daftar ulang,” ujar Hanjar saat ditemui di ruang kerjanya, Sabtu (13/6/2026).

Ia menegaskan, sosialisasi ini sebagai sarana kampanye, bahwa SPMB sebagai layanan publik untuk memastikan setiap anak mendapatkan pendidikan bermutu melalui sistem penerimaan murid yang transparan, berkeadilan, dan inklusif.

Seluruh tahapan SPMB mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengumuman hasil dilaksanakan secara terbuka dan berbasis data untuk menjamin proses yang objektif, transparan, dan akuntabel.

“SPMB mengatur jalur penerimaan yang proporsional agar setiap anak memiliki kesempatan yang adil untuk mengakses layanan pendidikan sesuai kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Pelaksanaan SPMB melibatkan pemerintah, satuan pendidikan, dan masyarakat untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan tertib, transparan, dan dapat diawasi bersama.

“Kami menerapkan SPMB Berintegritas: No Titip, No Jastip. SPMB Ramah, Semua Anak Berhak Bersekolah,” tegasnya.

Komite SMAN 1 Wonotunggal, Untung mengapresiasi karena melalui forum sangat penting ini menjadi media untuk membangun di era keterbukaan. Ini supaya tidak ada kecurigaan dari masyarakat terkait SPMB yang berkualitas dan berintegritas.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Desa Wates, Wahyono. Ia mengaku terbantu dengan sosialisasi yang melibatkan seluruh kepala desa di Kecamatan Wonotunggal, karena informasi yang diperoleh dapat diteruskan kepada warga yang akan mendaftarkan anaknya ke jenjang SMA.

“Kami berterima kasih kepada SMAN 1 Wonotunggal yang telah mengundang para kepala desa. Informasi yang disampaikan ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” ujarnya.

Melalui sosialisasi yang masif dan melibatkan berbagai elemen masyarakat, SMAN 1 Wonotunggal berharap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan lancar, transparan, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh calon peserta didik. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |