TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel dilaporkan menghadapi krisis keuangan akibat membengkaknya biaya perang di berbagai front. Lonjakan pengeluaran operasional membuat anggaran pertahanan mengalami tekanan berat hingga memicu defisit yang diperkirakan mencapai puluhan miliar shekel.
Tekanan anggaran tersebut bahkan disebut memaksa Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berencana melepas ribuan personel cadangan. Di saat yang sama, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan Israel terlibat perbedaan pendapat terkait permintaan kenaikan anggaran perang ke level tertinggi.
Baca Juga
AS-Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Ini yang Ditakutkan Israel
Laporan media Israel Israel Hayom mengungkap IDF berencana mengurangi ribuan pasukan cadangan pada akhir bulan ini karena tekanan keuangan yang semakin berat di lembaga pertahanan.
Militer Israel disebut tengah bergulat dengan kekurangan dana setelah peningkatan tajam pengeluaran operasional sejak perang berlangsung di berbagai front. Kondisi tersebut menyebabkan defisit anggaran diperkirakan mencapai puluhan miliar shekel.
Baca Juga
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Perselisihan pun muncul antara Kementerian Pertahanan dan Kementerian Keuangan mengenai besaran anggaran pertahanan. Pihak militer mendesak agar anggaran dinaikkan ke tingkat rekor tertinggi untuk memenuhi kebutuhan operasi perang, sedangkan Kementerian Keuangan menolak karena khawatir langkah itu akan semakin memperburuk defisit negara.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































