Update OTT KPK di Lombok Barat, 5 Orang Diperiksa di Mako Brimob Polda NTB

22 hours ago 2

LOMBOK BARAT, iNews.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Lombok Barat, NTB, Senin (20/7/2026). Kelima orang tersebut diboyong dan tengah menjalani pemeriksaan maraton di Mako Brimob Polda NTB.

Belum diketahui peran kelima orang tersebut, namun diduga kuat terkait kasus dugaan korupsi pada proses tender Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta pengerjaan sejumlah proyek fisik di wilayah Kabupaten Lombok Barat. 

KPK Pamer Barbuk Hasil OTT Bupati Sukoharjo, Ada 2,5 Kg Emas Batangan

Baca Juga

KPK Pamer Barbuk Hasil OTT Bupati Sukoharjo, Ada 2,5 Kg Emas Batangan

Selain menangkap lima orang, KPK juga menggeledah sejumlah ruangan vital di lingkungan Pemkab Lombok Barat di antaranya ruang kerja Bupati Lombok Barat, H Lalu Ahmad Zaini (LAZ), dipasangi stiker bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" lengkap dengan larangan melintas. Suasana di sekitar ruangan staf bupati tampak lengang. 

Selain ruang kerja bupati, ruangan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) ditutup rapat dan dipasangi palang segel di pintu utamanya. Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) turut disterilkan dari aktivitas pegawai. 

OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Sita Logam Mulia hingga Dolar Australia

Baca Juga

OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, KPK Sita Logam Mulia hingga Dolar Australia

Saat penggeledahan berlangsung, beberapa anggota tim KPK tepergok masih berada di dalam area Kantor Dinas PUPRPKP. Didampingi Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas setempat, tim penyidik sempat memasuki ruang kerja sekretaris dinas untuk mengumpulkan barang bukti pendukung.

Berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat tiga titik lokasi utama di kompleks perkantoran Pemkab Lombok Barat yang dipasangi garis steril oleh tim penyidik. 

Penyegelan menyasar ruang-ruang kerja pejabat pembuat komitmen dan penentu kebijakan daerah. 

Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat, Akhmad Saikhu, membenarkan adanya tindakan penyegelan dari KPK.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |