Wabup Batang Dorong Pembangunan Dinding Boulder Standar Nasional, Siapkan Atlet Penerus Khatibin

7 hours ago 5

Batang, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang membuka peluang pembangunan fasilitas dinding panjat kategori boulder berstandar nasional sebagai upaya memperkuat pembinaan atlet panjat tebing sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Rencana tersebut mengemuka saat pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit Panjat Tebing Jawa Tengah di Hutan Kota Rajawali (HKR) Batang, Kamis (25/6/2026).

Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, pihaknya telah menerima usulan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jawa Tengah terkait pembangunan fasilitas dinding boulder yang memenuhi standar nasional.

Menurutnya, keberadaan sarana latihan yang representatif menjadi kebutuhan penting agar Kabupaten Batang mampu mencetak atlet berprestasi sekaligus menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan tingkat nasional.

“Tadi ada usulan dari FPTI terkait pembangunan fasilitas dinding boulder. Nanti saya minta KONI Kabupaten Batang tahun depan mengusulkan pembangunan fasilitas tersebut. Setiap pembangunan sarana olahraga harus mengacu pada standar nasional agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet maupun penyelenggaraan kompetisi resmi,” ujarnya.

Suyono menilai investasi pada sarana olahraga merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga.

“Saya selalu menyampaikan bahwa aset terbesar bangsa adalah bakat dan kemampuan para pemudanya. Kalau para pemuda mempunyai bakat yang hebat, pastikan negeri ini akan menjadi negeri yang hebat,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan atlet panjat tebing dunia asal Batang, Khatibin, menjadi bukti bahwa daerah tersebut memiliki potensi besar melahirkan atlet berkelas internasional.

Karena itu, pemerintah daerah bersama KONI dan FPTI terus memperkuat pembinaan melalui peningkatan kualitas pelatih, program latihan, hingga penyediaan fasilitas olahraga yang memadai.

“Sekarang Kabupaten Batang juga sedang mempersiapkan atlet-atlet muda agar bisa menjadi Khatibin berikutnya dan membawa nama harum Kabupaten Batang,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Batang Teguh Supriyatno menyambut baik dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas olahraga panjat tebing.

Ia menilai pembangunan dinding boulder berstandar nasional menjadi kebutuhan mendesak untuk mendukung pembinaan atlet sekaligus meningkatkan daya saing Batang dalam berbagai kejuaraan.

“Tadi Wakil Bupati juga sudah menyampaikan terkait usulan pembangunan fasilitas dinding boulder. Memang fasilitas tersebut sangat penting agar memenuhi standar nasional,” ujarnya.

Teguh menjelaskan, cabang olahraga panjat tebing selama ini menjadi salah satu andalan Kabupaten Batang dalam meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Pada Kejurprov Jawa Tengah tahun ini, sebanyak 14 atlet Batang berhasil lolos dan berhak tampil mewakili daerah.

“Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan cukup baik. Namun, untuk menjaga keberlanjutan prestasi, diperlukan dukungan fasilitas yang semakin memadai dan sesuai standar kompetisi. KONI Batang menargetkan enam medali emas pada kejuaraan ini. Panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga unggulan yang selama ini memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Batang,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan dinding boulder dapat segera direalisasikan sehingga atlet memiliki fasilitas latihan yang lebih representatif. Selain menunjang pembinaan atlet lokal, fasilitas tersebut juga diharapkan mampu mendukung Batang menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan panjat tebing tingkat nasional.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan FPTI, Kabupaten Batang optimistis dapat mempertahankan tradisi prestasi di cabang olahraga panjat tebing sekaligus melahirkan generasi atlet baru yang mampu mengikuti jejak Khatibin mengharumkan nama Batang di tingkat nasional maupun internasional. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |