Wapres Gibran Tinjau Korban Gempa NTT, Pengamat Sebut Kehadiran Pemerintah Sangat Krusial

4 hours ago 2

KUPANG, iNews.idWakil PresidenGibran Rakabuming Raka mengunjungi korban gempa NTT di Kabupaten Sikka. Wapres Gibran menemui para pengungsi di posko penampungan serta meninjau sejumlah fasilitas publik yang mengalami kerusakan, termasuk pelabuhan dan fasilitas pelayanan kesehatan. 

Dalam kunjungan kerja yang berlangsung pada Kamis (20/8/2026) tersebut, penanganan bencana juga melibatkan tim mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) yang memberikan pendampingan psikososial serta trauma healing bagi anak-anak korban gempa.

Prabowo Kenakan Beskap Biru dan Ronce Melati di Upacara HUT RI, Gibran Pakai Baju Adat NTT

Baca Juga

Prabowo Kenakan Beskap Biru dan Ronce Melati di Upacara HUT RI, Gibran Pakai Baju Adat NTT

Pengamat Ekonomi Nusa Tenggara Timur (NTT), Frits Oscar Fanggidae, menilai langkah dan kehadiran langsung jajaran pemerintah sangat diperlukan dalam penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. 

Frits menegaskan, kehadiran pejabat negara dalam situasi tanggap darurat menjadi sinyal penting komitmen pemerintah terhadap keselamatan warga. 

Gibran Berduka atas Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Pemerintah Maksimal Bantu Warga

Baca Juga

Gibran Berduka atas Gempa M7,7 di NTT, Pastikan Pemerintah Maksimal Bantu Warga

"Jelas pemerintah harus hadir dalam situasi seperti ini. Dalam situasi seperti ini memang pejabat harus datang untuk melihat bagaimana penanganannya," ujar Frits, Rabu (26/8/2026). 

Menurutnya, fokus utama perhatian pemerintah pada tahap awal pascabencana harus diarahkan sepenuhnya pada pemenuhan kebutuhan logistik dasar masyarakat di pengungsian. 

"Ini kan memang belum satu minggu. Fokus utama terhadap masyarakat yang terdampak terutama memenuhi kebutuhan pokok mereka, jadi logistik makanan dan obat-obatan," katanya. 

Setelah pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat tertangani dengan baik, Frits berharap pemerintah dapat segera bergerak cepat melakukan langkah rehabilitasi dan rekonstruksi fisik. 

"Pemulihan tergantung dari percepatan memperbaiki kerusakan, terutama sarana publik. Akses pelabuhan, jembatan, dan jalan harus segera ditangani secepatnya," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |