JAKARTA, iNews.id – Segelas es kopi susu, boba, soda, atau minuman kekinian mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas banyak Generasi Z (Gen Z). Namun di balik rasanya yang manis, kebiasaan mengonsumsi minuman tinggi gula setiap hari ternyata menyimpan ancaman serius bagi kesehatan jantung di masa depan.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dr. Bobby Arfhan Anwar, mengingatkan bahwa konsumsi gula berlebihan bukan sekadar meningkatkan berat badan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk berbagai penyakit metabolik yang akhirnya berujung pada penyakit jantung hingga gagal jantung.
Baca Juga
4 Kebiasaan Buruk Gen Z Bisa Merusak Jantung, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele
Menurut dr. Bobby, kebiasaan yang terlihat sepele saat masih muda bisa menjadi 'bom waktu' yang dampaknya baru terasa 10 hingga 20 tahun kemudian.
Diskusi kesehatan jantung di RSCM Jakarta. (Foto: Niko Prayoga)"Gen Z yang hobi makan dan minum manis, tiap hari harus ada yang manis-manis, konsumsi gula yang melebihi batas rekomendasi harian (maksimal 50 gram/hari) berisiko terkena diabetes. Diabetes inilah yang meningkatkan risiko sakit jantung di kemudian hari," ujar dr. Bobby melalui edukasi di akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (7/8/2026).
Baca Juga
Mengenal Teknologi LVAD, Alat Pompa Jantung yang Bantu Pasien Hidup Lebih Lama
Tak hanya minuman manis, dr Bobby mengatakan masih banyak kebiasaan sehari-hari yang diam-diam mempercepat kerusakan jantung. Salah satunya adalah merokok, termasuk penggunaan rokok elektrik atau vape yang masih populer di kalangan anak muda.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































