JAKARTA, iNews.id – Diabetes tidak hanya meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, atau gagal ginjal, tetapi juga dapat menyerang mata hingga menyebabkan kebutaan. Dokter ungkap fakta di balik retinopati diabetik.
Ya, salah satu komplikasi yang perlu diwaspadai adalah retinopati diabetik, kerusakan pada retina akibat kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama.
Baca Juga
Bukan Diabetes atau Hipertensi, Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan di Program CKG
Sayangnya, komplikasi ini masih belum banyak disadari masyarakat karena gejalanya sering kali tidak muncul pada tahap awal. Akibatnya, banyak pasien baru mengetahui kondisinya setelah penglihatan mulai menurun.
Diskusi kesehatan dalam isu komplikasi diabetes. (Foto: Mei Sada Sirait)Guru Besar Bidang Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. dr. Muhammad Bayu Sasongko, Sp.M, M.Epid., Ph.D., mengatakan, retinopati diabetik merupakan komplikasi diabetes yang terjadi di bagian dalam mata sehingga tidak dapat dikenali hanya dari penampilan luar.
Baca Juga
Warning! 400 Ribu Anak Muda Indonesia Sakit Diabetes
"Memang tidak terlalu populer karena lokasinya ada di dalam bola mata, dari luar tidak kelihatan. Jadi pasien diabetes yang menderita retinopati diabetik itu enggak kelihatan dari luar. Bentuk matanya sama, secara kosmetik masih sama," ujar Prof Bayu dalam Forum Jurnalis Kesehatan Roche Indonesia bersama Kementerian Kesehatan, Senin (20/7/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































