40 Persen Lulusan PEM Akamigas Direkrut Industri, Bupati Blora Apresiasi Wisudawan Terbaik Asal Cepu

2 days ago 4

Blora, infojateng.id – Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas kembali menunjukkan daya saing pendidikan vokasi di sektor energi.

Sebanyak 40 persen lulusan Program Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026 telah memperoleh pekerjaan sebelum diwisuda, mencerminkan tingginya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil yang dihasilkan kampus tersebut.

Hal itu mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-55 PEM Akamigas yang digelar di Gedung Graha Oktana, Cepu, Kabupaten Blora, Jumat (17/7/2026). Sebanyak 207 lulusan dari lima program studi resmi dikukuhkan.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ahmad Erani Yustika, Bupati Blora Arief Rohman, Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani, serta jajaran Forkopimda.

Direktur PEM Akamigas, Erdila Indriani, mengatakan peningkatan serapan kerja lulusan menjadi 40 persen pada tahun ini merupakan hasil penguatan kerja sama dengan dunia industri melalui konsep 8+I Link and Match.

“Sinergi dengan industri dilakukan sejak penyusunan kurikulum, pembelajaran berbasis proyek, pelibatan praktisi sebagai dosen tamu, hingga program magang industri minimal satu semester. Mahasiswa juga wajib memiliki sertifikasi kompetensi sebelum lulus,” kata Erdila.

Menurut dia, sekitar 82 lulusan telah mengantongi kontrak kerja di berbagai perusahaan energi dan migas sebelum prosesi wisuda berlangsung.

Selain itu, dosen secara berkala mengikuti pelatihan di industri agar pembelajaran selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru.

Sebanyak 207 lulusan yang diwisuda terdiri atas 28 lulusan Program Studi Teknik Produksi Minyak dan Gas, 66 lulusan Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, 36 lulusan Teknik Mesin Kilang, 37 lulusan Teknik Instrumentasi Kilang, serta 40 lulusan Logistik Minyak dan Gas.

Dari sisi pembiayaan pendidikan, mayoritas mahasiswa berasal dari jalur mandiri sebesar 72,8 persen. Sisanya berasal dari kerja sama industri 20,4 persen, kerja sama pemerintah daerah 5,8 persen, dan beasiswa Kementerian ESDM sebesar 1 persen.

Pada wisuda kali ini, PEM Akamigas juga meluluskan 85 mahasiswa berpredikat cum laude.

Sorotan diberikan kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto, lulusan Program Studi Teknik Pengolahan Minyak dan Gas yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik institusi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90.

Rendy merupakan putra asli Cepu, Kabupaten Blora, sekaligus alumni SMA Negeri 1 Cepu yang menempuh pendidikan melalui program beasiswa penuh dari Kementerian ESDM.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan apresiasi kepada seluruh wisudawan, khususnya kepada Rendy yang dinilai menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah.

“Secara khusus saya mengucapkan selamat kepada Achmad Rendy Dwi Yulianto. Prestasi luar biasa sebagai putra asli Cepu ini menjadi bukti bahwa anak daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujar Arief.

Ia berharap keberhasilan tersebut mampu memotivasi generasi muda Blora untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi agar siap menghadapi persaingan dunia kerja.

Sementara itu, Rendy mengaku bersyukur atas kesempatan memperoleh beasiswa selama menempuh pendidikan di PEM Akamigas.

“Ilmu yang saya peroleh akan saya dedikasikan untuk kemajuan bangsa dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Blora,” katanya.

Dalam orasi ilmiahnya, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap pengembangan pendidikan vokasi di sektor energi.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus mengembangkan kemampuan di tengah perubahan industri energi yang semakin cepat akibat kemajuan teknologi dan transisi energi.

“Dunia berubah sangat cepat. Pengetahuan yang diperoleh hari ini merupakan fondasi awal, tetapi tantangan sesungguhnya adalah kemampuan untuk terus belajar dan berinovasi ketika memasuki dunia industri,” ujarnya.

Selain mencatat peningkatan serapan lulusan, PEM Akamigas juga melaporkan sejumlah capaian kelembagaan sepanjang tahun akademik 2025/2026.

Seluruh program studi kini telah meraih akreditasi Unggul dari LAM Teknik PII. Kampus juga mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), meraih peringkat pertama Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), serta mencatat Indeks Kepuasan Masyarakat sebesar 3,68.

Ke depan, PEM Akamigas menargetkan jumlah mahasiswa meningkat dari 1.543 orang pada tahun akademik 2026/2027 menjadi 4.500 mahasiswa pada 2030.

Untuk mendukung target tersebut, kampus akan membangun laboratorium terpadu di kawasan Nglajo, membuka program studi baru yang berkaitan dengan energi terbarukan, serta memperluas kerja sama internasional guna mencetak sumber daya manusia yang siap mendukung kemandirian energi nasional. (eko/redaksi)  

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |