PSDKU Undip Batang Jadi Rujukan Nasional, Tabalong Pelajari Model Pengelolaan Kampus

22 hours ago 2

Batang, infojateng.id – Keberhasilan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Diponegoro (Undip) Batang menarik perhatian daerah lain.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, Kalimantan Selatan, bersama jajaran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin melakukan studi tiru ke PSDKU Undip Batang untuk mempelajari tata kelola dan pengembangan kampus, Minggu (19/7/2026).

Rombongan diterima Kepala Badan Pengelola Kampus di Luar Kampus Utama Undip, Prof. Bambang WHEP, Wakil Kepala BPK2U Prof. Munadi, serta para dosen PSDKU Undip Batang.

Ketua tim studi, Wakil Rektor IV ULM Yusuf Azis, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempelajari proses pembentukan, manajemen, hingga mekanisme pengelolaan PSDKU Undip Batang yang dinilai berhasil berkembang.

“Sepengamatan kami, proses di Undip Batang berjalan dengan baik, partisipatif, dan berkembang pesat,” ujarnya.

Menurut Yusuf, pengalaman Undip Batang menjadi referensi penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Tabalong yang tengah menyiapkan model serupa bersama Universitas Lambung Mangkurat.

Sementara itu, Prof. Bambang WHEP menjelaskan keberhasilan PSDKU Undip Batang tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Keberhasilan ini lahir karena semua pihak menjalankan perannya sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” katanya.

Wakil Kepala BPK2U Undip, Prof. Munadi, menambahkan PSDKU Undip Batang mulai beroperasi sejak 2018 dan hingga kini telah meluluskan lebih dari 450 mahasiswa Program Diploma III Administrasi Pajak serta lebih dari 200 lulusan Diploma III Hubungan Masyarakat.

Pada tahun akademik 2026, kampus tersebut juga menyelenggarakan Program Sarjana Agribisnis dan Teknik Industri dengan jumlah mahasiswa aktif sekitar 300 orang.

Dalam sesi diskusi, Dosen PSDKU Undip Batang Retno Dwi Irianto menjelaskan bahwa kampus berdiri di atas lahan hibah seluas 9,5 hektare dari Pemerintah Kabupaten Batang.

Ia menuturkan, komitmen pemerintah daerah menjadi faktor utama keberhasilan pengembangan kampus. Dukungan tersebut terus berlanjut sejak masa kepemimpinan Bupati Yoyok Riyo Sudibyo hingga Bupati M. Faiz Kurniawan.

“Komitmen pemerintah daerah terus terjaga untuk memperkuat keberadaan dan pengembangan PSDKU Undip Batang,” ujarnya.

Usai berdiskusi, rombongan meninjau berbagai fasilitas pendukung pembelajaran, mulai dari laboratorium hortikultura, laboratorium peternakan, perpustakaan, hingga sarana akademik lainnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kerja sama antardaerah dalam pengembangan pendidikan tinggi berbasis kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |