Jepara, infojateng.id – Spanyol memasuki final Piala Dunia 2026 dengan status sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. La Roja kini hanya berjarak satu kemenangan dari trofi juara saat menghadapi Argentina pada partai puncak.
Di balik perjalanan impresif tersebut, tiga pemain Arsenal, yakni Mikel Merino, David Raya, dan Martin Zubimendi, berpeluang mengakhiri turnamen dengan status juara dunia bersama tim nasional Spanyol.
Final melawan Argentina bukan hanya menjadi kesempatan bagi Spanyol untuk kembali menaklukkan dunia setelah era kejayaan 2010, tetapi juga menjadi panggung penting bagi trio Arsenal untuk menorehkan pencapaian terbesar dalam karier internasional mereka.
Mikel Merino menjadi nama yang paling menonjol di antara ketiga pemain tersebut. Meski tidak selalu menjadi starter, gelandang berusia 30 tahun itu beberapa kali tampil sebagai pembeda, terutama pada fase gugur.
Merino tercatat dua kali mencetak gol penting setelah masuk sebagai pemain pengganti. Kontribusinya membantu Spanyol melewati pertandingan ketat dan menjaga langkah menuju final.
Performa tersebut memperlihatkan kedalaman skuad yang dimiliki pelatih Luis de la Fuente. Spanyol tidak hanya bergantung pada pemain inti, tetapi juga memiliki pelapis yang mampu memberikan dampak besar ketika dibutuhkan.
Sementara itu, David Raya dan Martin Zubimendi belum mendapatkan menit bermain sepanjang Piala Dunia 2026. Posisi keduanya masih ditempati pemain yang tampil konsisten, yakni Unai Simon di bawah mistar dan Rodri sebagai pengatur permainan di lini tengah.
Meski belum turun ke lapangan, keberadaan Raya dan Zubimendi tetap dinilai penting dalam menjaga keseimbangan skuad. Kedalaman tim menjadi salah satu faktor yang membuat La Roja mampu tampil stabil hingga mencapai partai puncak.
Sepanjang turnamen, Spanyol menunjukkan organisasi permainan yang solid. Juara Eropa tersebut hanya kebobolan satu gol saat melewati Austria, Portugal, Belgia, dan Prancis untuk memastikan tiket menuju final.
Keseimbangan antara pemain muda seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi dengan sosok berpengalaman seperti Rodri serta Fabian Ruiz juga menjadi kekuatan utama La Roja.
Namun, ujian terakhir yang dihadapi tidaklah ringan. Argentina datang ke final dengan status juara bertahan dan kembali memperlihatkan mental juara setelah berhasil membalikkan keadaan pada laga semifinal.
Bagi Merino, Raya, dan Zubimendi, laga final melawan Argentina memiliki arti yang melampaui satu pertandingan. Mereka memiliki peluang mengakhiri perjalanan panjang di Amerika Utara dengan trofi Piala Dunia sebelum kembali memperkuat Arsenal pada musim kompetisi berikutnya.
Jika mampu melewati rintangan terakhir, ketiganya tidak hanya akan menjadi bagian dari generasi yang mengembalikan Spanyol ke puncak sepak bola dunia, tetapi juga mempertegas kontribusi Arsenal dalam melahirkan pemain yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola internasional. (eko/redaksi)

1 day ago
6

















































