JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan jumlah masyarakat yang bekerja masih lebih besar dibandingkan pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Pihaknya pun terus memantau sektor industri yang rentan sekaligus mendorong penciptaan lapangan kerja baru.
“Kami lihat jumlah mereka yang bekerja juga meningkat, jumlahnya lebih besar daripada PHK. Kami monitor saja industri-industri yang rentan terhadap PHK dan pemerintah terus fokus menciptakan lapangan kerja,” kata Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Kamis (6/8/2026).
Baca Juga
Menperin Ungkap Penyebab PHK 178 Buruh di Cimahi, Ternyata Ini Biang Keroknya
Airlangga mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk membantu perusahaan mempertahankan tenaga kerjanya. Salah satunya melalui fasilitas perpajakan bagi perusahaan yang tidak melakukan PHK.
“Bantuan sudah berikan yang dalam bentuk untuk perusahaan supaya tidak melakukan penghentian kan PPH-nya ditanggung pemerintah sampai Rp10 juta. Jadi kita berharap itu tidak melakukan PHK,” ungkapnya.
Baca Juga
Pabrik Garmen 30 Tahun di Cimahi Tutup Permanen, Ratusan Buruh Kena PHK Massal
Selain itu, pemerintah juga menjalankan program magang bersubsidi untuk mendorong perusahaan merekrut tenaga kerja baru. Melalui skema tersebut, beban pembayaran upah selama masa transisi enam bulan menjadi lebih ringan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































