JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan pengembangan Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sebagai salah satu fasilitas pendukung TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Selain diproyeksikan sebagai pangkalan udara, Bandara Kertajati nantinya dapat dimanfaatkan untuk fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau pemeliharaan, perbaikan, dan perawatan pesawat.
Baca Juga
Bandara Husein Sastranegara Dibuka lagi September 2026, Kemenhub Tetap Optimalkan Kertajati
"Kertajati akan dipersiapkan sebagai salah satu fasilitas pendukung TNI AU untuk kebutuhan pangkalan udara, pemeliharaan, serta kebutuhan teknis lainnya," ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).
Rico menambahkan, fasilitas pemeliharaan tersebut nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi pesawat angkut. Kemhan juga memproyeksikan Bandara Kertajati dapat mendukung kebutuhan pemeliharaan pesawat tempur.
Baca Juga
Bandara Husein Sastranegara di Bandung bakal Dibuka lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
"Arahnya tidak hanya mendukung pesawat angkut, tetapi ke depan juga diproyeksikan dapat mendukung kebutuhan pesawat tempur," tuturnya.
Meski demikian, Rico menegaskan pengembangan Bandara Kertajati sebagai fasilitas pendukung TNI AU akan dilakukan secara bertahap. Pelaksanaannya akan disesuaikan dengan perencanaan strategis dan kebutuhan TNI AU.
Baca Juga
Bandara Kertajati bakal Disulap Jadi Pusat Bengkel Pesawat Hercules
"Namun pengembangannya tentu dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan strategis dan kebutuhan TNI AU," ucapnya.
Editor: Aditya Pratama
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































