BANGKOK, iNews.id - Seorang polisi di Thailand tega menembak mati istrinya saat mengajar di sekolah, Rabu (9/9/2026). Korban merupakan gurutaman kanak-kanak (TK) di Provinsi Chonburi.
Tak ada korban dari murid TK maupun guru lainnya dalam insiden yang membuat syok sekolah tersebut. Seluruh siswa dan guru dievakuasi pasca-kejadian.
Baca Juga
Penembakan Sekolah Thailand, Pelaku Suka Main Game Kekerasan Pelajari Serangan Serupa di AS
Gubernur Chonburi Naris Niramaiwong mengonfirmasi seluruh siswa, berjumlah 44 anak, telah dievakuasi bersama tiga guru dan tiga staf lainnya.
Sementara itu, tanpa merasa bersalah, pelaku meninggalkan begitu saja jasad sang istri, lalu pulang ke rumah.
Baca Juga
Reaksi Keras PM Thailand usai Penembakan di Sekolah Tewaskan 8 Orang
Sayan Klomaon, ketua dewan sub-distrik Nong Pla Lai, mengatakan pelaku penembakan merupakan polisi yang bertugas di kota setempat. Dia datang ke sekolah sekitar pukul 10.30 waktu setempat lalu berbicara dengan sang istri beberapa saat sebelum menembaknya.
Tidak ada siswa yang melihat kejadian tersebut, karena penembakan terjadi di luar kelas.
Baca Juga
Korban Tewas Penembakan di Sekolah Thailand Jadi 6 Orang, 3 Guru dan 3 Siswa
Ini merupakan kasus penembakan terbaru di institusi pendidikan yang mengguncang Thailand. Bulan lalu seorang remaja menembak kakek-neneknya, lima staf, dan seorang teman di sekolahnya, sebelum bunuh diri.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































