LAMPUNG SELATAN, iNews.id - Aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, masih menunjukkan adanya aktivitas kegempaan, Rabu (9/9/2026). Dalam enam jam pemantauan, sejumlah gempa kembali terekam, mulai dari gempa low frequency, gempa vulkanik dangkal, hingga tremor yang berlangsung terus-menerus.
Rekaman visual dari sekitar perairan Gunung Anak Krakatau juga memperlihatkan semburan atau kepulan abu vulkanik yang keluar dari arah kawah. Kondisi ini menunjukkan aktivitas gunung api masih berlangsung.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi! PVMBG Keluarkan Peringatan Tegas, Radius 3 Km Dilarang Didekati
Berdasarkan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode enam jam, mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, tercatat dua kali gempa low frequency dengan amplitudo 13 hingga 17 milimeter.
Selain itu, terekam satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 23 milimeter. Aktivitas tremor juga masih berlangsung terus-menerus dengan amplitudo satu hingga lima milimeter dan dominan dua milimeter.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Hari Ini, Durasi 28 Detik
Meski kondisi cuaca di sekitar gunung terpantau berawan, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau petugas.
Gunung Anak Krakatau saat ini masih berstatus Level III atau Siaga. Masyarakat, wisatawan, nelayan, dan pengunjung diimbau tidak mendekati Gunung Anak Krakatau serta tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.
Aktivitas kegempaan dan tremor yang masih terekam menjadi indikator bahwa Gunung Anak Krakatau masih aktif. Masyarakat diminta tetap tenang, tidak memasuki kawasan terlarang, serta selalu mengikuti informasi resmi dari petugas dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Editor: Kurnia Illahi
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































