JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog menyiapkan terobosan baru untuk menjaga stabilitas harga beras di pasaran. Selain beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kategori medium, Bulog merencanakan peluncuran beras SPHP premium sebagai instrumen operasi pasar untuk meredam kenaikan harga beras dengan jenis yang sama.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, usulan tersebut telah disampaikan kepada Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam penetapan kebijakan selanjutnya.
Baca Juga
Bapanas Lapor Stok Beras Pemerintah 5,2 Juta Ton: Pangan Kita Aman
"Untuk kenaikan harga beras premium ini kami juga adakan beras SPHP premium jadi bukan hanya beras SPHP medium, tapi kami juga coba munculkan launching beras SPHP premium," ujar Ahmad dalam keterangannya dikutip, Minggu (12/8/2026).
Rizal menambahkan, selama ini operasi pasar menggunakan beras SPHP medium dinilai kurang efektif untuk menekan harga beras premium yang mengalami kenaikan. Karena itu, Bulog menyiapkan konsep beras SPHP premium agar intervensi pemerintah lebih tepat sasaran.
Baca Juga
Stok Beras di Papua 17.000 Ton, Bulog bakal Tingkatkan 3 Kali Lipat: Kualitasnya Terjaga!
"Kenapa setiap ada kenaikan harga beras premium kalau kita banjiri dengan beras SPHP medium itu tidak mengena, jadi harus dilaksanakan operasi pasar dengan beras SPHP premium juga oleh karena itu kami kemarin sudah membuat konsep beras SPHP premium ini untuk menurunkan harga-harga beras SPHP yang agak meningkat selama ini," tuturnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow















































