JAKARTA, iNews.id - Cara mencegah ketindihan dapat dilakukan dengan menjaga pola tidur tetap teratur, menghindari kurang tidur, serta mencoba posisi tidur menyamping. Langkah tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kemungkinan sleep paralysis atau kondisi ketika seseorang sudah sadar, tetapi tubuh belum bisa digerakkan.
Fenomena erep-erep atau ketindihan masih kerap dikaitkan dengan hal mistis di tengah masyarakat. Padahal, kondisi tersebut memiliki penjelasan medis dan berkaitan dengan mekanisme tubuh saat seseorang berada dalam tahapan tidur tertentu.
Baca Juga
30 Tahun Berkarya, Project Pop Bikin Ribuan Penggemar Bernostalgia di Konser Forever Young-Forever Fun
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan ketindihan terjadi akibat adanya ketidakselarasan sementara antara kesadaran dan kendali otot.
"Bukan roh jahat yang dudukin dada kalian pas ketindihan. Itu otot yang lagi gak mau nurut sama otak," kata dr. Cecep melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Sabtu (8/8/2026).
Baca Juga
Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Jorge Martin Juara, Marc Marquez Terpuruk
Dia menjelaskan, sleep paralysis berkaitan erat dengan fase Rapid Eye Movement (REM). Fase tersebut merupakan salah satu tahapan tidur ketika seseorang paling sering mengalami mimpi.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































