JAKARTA, iNews.id - Mimpi buruk di pagi hari sering kali terasa lebih nyata, emosional, dan bahkan membuat seseorang bingung membedakan antara mimpi dengan kejadian sebenarnya. Kondisi ini dapat berkaitan dengan fase Rapid Eye Movement (REM), terutama ketika seseorang kembali tidur setelah sempat terbangun.
Fenomena tersebut juga bisa terjadi ketika seseorang mematikan alarm kemudian memilih tidur lagi. Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialisasi konsultan ginjal dan hipertensi (nefrologi), dr Decsa Medika Hertanto, menjelaskan kondisi ini berkaitan dengan sleep inertia dan perubahan fase tidur.
Baca Juga
Tidur Lagi 30 Menit Usai Bangun Bikin Mimpi Terasa Nyata? Ini Penjelasan Dokter
Berikut fakta-fakta mengenai mimpi buruk di pagi hari:
1. Mimpi Pagi Hari Bisa Terasa Sangat Nyata
Baca Juga
Ma'ruf Amin soal Calon Ketum PBNU: Harus Mampu Damaikan Kelompok yang Bersengketa
Mimpi yang terjadi menjelang pagi dapat terasa lebih hidup atau vivid. Salah satu alasannya adalah fase REM yang cenderung berlangsung lebih lama pada bagian akhir periode tidur.
Dalam kondisi REM, aktivitas otak yang berkaitan dengan emosi dan memori tetap tinggi. Hal ini dapat membuat pengalaman dalam mimpi terasa kuat dan emosional.
Baca Juga
2. Tidur Lagi setelah Alarm Bisa Memicu Mimpi Intens
Kebiasaan mematikan alarm kemudian tidur kembali dapat membuat seseorang kembali memasuki fase tidur yang berkaitan dengan mimpi.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































