SALZBURG, iNews.id - Omar Artan harus menerima kenyataan pahit setelah ditolak masuk Amerika Serikat dan kehilangan kesempatan memimpin pertandingan Piala Dunia. Tetapi beberapa hari kemudian dia justru mendapatkan tugas bersejarah dari UEFA.
Wasit asal Somalia berusia 34 tahun tersebut sebelumnya dijadwalkan menjadi bagian dari perangkat pertandingan Piala Dunia 2026. Namun, rencana itu berubah setelah Artan ditolak masuk Amerika Serikat di Bandara Internasional Miami pada awal Juni.
Baca Juga
Liverpool Temukan Celah Aturan Premier League! Bisa Boyong 2 Winger PSG, Total Rp2,91 Triliun
Somalia termasuk dalam daftar 12 negara yang warganya dikenai pembatasan perjalanan ke Amerika Serikat. Situasi tersebut membuat Artan tidak dapat memasuki negara tuan rumah Piala Dunia dan harus meninggalkan Amerika Serikat.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya menyampaikan jika dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengesampingkan kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pembatasan perjalanan tersebut.
Baca Juga
Liverpool Temukan Calon Pewaris Mohamed Salah, Wonderkid PSG Prioritaskan Anfield
Bagi Artan, kejadian itu menjadi pukulan berat karena Piala Dunia seharusnya menjadi salah satu momen terbesar dalam perjalanan kariernya sebagai wasit. Dia sudah bekerja bertahun-tahun untuk mencapai level tersebut, tetapi kesempatan memimpin pertandingan di turnamen dunia itu akhirnya hilang.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































