Kasus ISPA di Jakarta Meningkat 15,7 Persen, Dinkes: Bukan Berarti karena Influenza A

1 hour ago 2

JAKARTA, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati menyampaikan, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Jakarta naik 15,7 persen dari musim lalu. Kenaikan ini menurutnya merupakan pola musiman.

"Berdasarkan data Puskesmas di DKI Jakarta, kasus ISPA di Jakarta menunjukkan peningkatan sesuai pola musiman, meningkat sekitar 15,7 persen," kata Ani saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).

Influenza A Melonjak hingga 37 Persen di Singapura, Indonesia Perlu Waspada

Baca Juga

Influenza A Melonjak hingga 37 Persen di Singapura, Indonesia Perlu Waspada

Ani menjelaskan, peningkatan ISPA dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya kuman. Oleh karenanya, dia menegaskan peningkatan ini tidak serta-merta karena Influenza A yang tengah menjadi sorotan.

"Peningkatan kasus ISPA tidak serta merta berarti seluruhnya disebabkan oleh Influenza A, karena ISPA dapat disebabkan oleh berbagai faktor risiko dan kuman penyebab," ucap dia. 

IDAI Ungkap Influenza A Cepat Bermutasi Bisa Picu Pandemi

Baca Juga

IDAI Ungkap Influenza A Cepat Bermutasi Bisa Picu Pandemi

Berdasarkan data kunjungan rumah sakit melalui SIRS Online, belum terlihat adanya lonjakan kasus Influenza A yang signifikan.

Oleh karenanya dia meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

"Terutama cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit atau di tempat ramai, menerapkan etika batuk, serta menjaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi seimbang, cukup minum, dan cukup istirahat," ucap dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |