JAKARTA, iNews.id – Kesurupan massal yang kerap terjadi di sekolah, pabrik, hingga fasilitas umum sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Padahal, fenomena kesurupan massal juga memiliki penjelasan ilmiah yang diakui dalam dunia psikologi modern.
Guru Besar MIPA UI, Profesor Agustino Zulys, mengungkapkan bahwa fenomena tersebut tidak bisa langsung disimpulkan sebagai gangguan makhluk halus ataupun gangguan kejiwaan semata. Menurutnya, sains menjelaskan kesurupan massal sebagai kondisi psikologis yang dipengaruhi berbagai faktor.
Baca Juga
Adik Lamine Yamal Kembali Viral di Piala Dunia 2026, Aksinya Bikin Gemas dan Curi Perhatian
Dalam unggahan video di akun Instagramnya, Prof Zulys menjelaskan bahwa kondisi yang sering disebut kesurupan dikenal dalam psikologi sebagai Dissociative Trance Disorder. Gangguan ini ditandai dengan perubahan kesadaran, hilangnya kontrol sementara terhadap perilaku, hingga amnesia sesaat setelah seseorang kembali sadar.
Kondisi tersebut, umumnya muncul akibat tekanan psikologis yang berlangsung dalam waktu lama, seperti konflik batin, kecemasan, dan stres yang tidak tersalurkan.
Baca Juga
Mengintip Deretan Motor Listrik di PRJ 2026, Jadi Magnet Pengunjung
"Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengalami kesurupan patologis umumnya memiliki tekanan psikologis yang lama, konflik batin, kecemasan, serta mekanisme pertahanan diri yang akhirnya meledak dalam bentuk disosiasi," ujar Prof Zulys dikutip Sabtu (11/7/2026).
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow















































