Kudus, infojateng.id – Komite SD TBS Kudus menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Yuk Belajar Sama Bu Dokter” dengan tema “Ternyata Telinga, Hidung, dan Tenggorokan Itu Berteman, Lho…”, Ahad (20/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut digelar di halaman SD TBS Kudus dan menghadirkan dokter spesialis Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala dan Leher (THT-BKL), dr. Nurul Uly Rosyidah, Sp.T.H.T.B.K.L.
Dalam kegiatan tersebut, para murid mendapatkan edukasi secara interaktif mengenai fungsi dan keterkaitan antara telinga, hidung, dan tenggorokan. Selain itu, mereka juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan ketiga organ tersebut sejak dini.
Kepala SD TBS Kudus, Muhammad Jamalludin, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, salah satu poin penting dalam kegiatan tersebut adalah keterlibatan orang tua dalam mendukung program sekolah. Kolaborasi antara sekolah, komite, guru, dan orang tua dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang serta kesehatan anak.
“Poin besarnya adalah keterlibatan orang tua untuk berpartisipasi bersama sekolah. Semoga kegiatan ini menjadi warna baru bagi sekolah sekaligus mempererat sinergi antara komite dan bapak-ibu guru,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan berbagai bentuk kolaborasi lainnya di lingkungan SD TBS Kudus.
Sementara itu, Ketua Komite SD TBS Kudus, Arum Silastuti, S.E., menyampaikan bahwa kondisi kesehatan anak memiliki kaitan erat dengan proses belajar di sekolah.
Menurutnya, anak yang sehat akan lebih mudah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lancar dan mampu menjaga fokus selama berada di kelas. Karena itu, pihak komite memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan edukasi kesehatan tersebut.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Komite oleh pihak sekolah.
Tak hanya mendapatkan materi edukasi, para murid juga diajak mengikuti kegiatan praktik. Mereka mendapatkan pendampingan dalam praktik mencuci hidung serta pemeriksaan telinga yang diikuti oleh seluruh murid SD TBS Kudus.
Dokter Nurul Uly Rosyidah berharap kegiatan edukasi kesehatan semacam itu dapat terus dilaksanakan, khususnya di lingkungan sekolah. Menurutnya, pemahaman mengenai kesehatan telinga, hidung, dan tenggorokan penting diberikan kepada anak karena berkaitan dengan kenyamanan serta kemampuan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran.
Ia juga menyoroti kondisi cuaca yang sedang ekstrem sehingga menjaga kesehatan menjadi semakin penting.
Melalui kegiatan tersebut, Komite SD TBS Kudus berharap dapat terus menghadirkan ruang belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi para siswa.
Kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat sinergi antara orang tua, komite, dan pihak sekolah dalam mendukung kesehatan, pendidikan, serta tumbuh kembang anak.(lut/redaksi)

1 hour ago
1
















































