Jepara, infojateng.id – Persijap Jepara bersiap menghadapi tantangan berat saat menjamu Persib Bandung pada pekan ketiga BRI Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Minggu (20/9/2026) malam.
Pelatih Persijap Jepara Mario Lemos mengakui kekuatan Persib musim ini semakin meningkat. Namun, ia memastikan Laskar Kalinyamat tidak akan sekadar bertahan dan memilih tetap mengandalkan gaya bermain sendiri.
Laga melawan Persib menjadi pertandingan pertama Mario Lemos setelah kembali berstatus sebagai pelatih kepala. Sebelumnya, pelatih asal Portugal itu menjalankan peran sebagai Direktur Teknik Persijap pada awal musim.
Mario bukan sosok baru bagi Persijap. Ia telah menangani tim sejak musim lalu sehingga mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali beradaptasi dengan skuad.
“Ya, persiapan berjalan baik. Tentu saja sekarang kami sedikit melakukan perubahan, mengubah posisi saya dari direktur teknis menjadi pelatih kepala. Saya merasa seperti di rumah sendiri,” kata Mario dalam konferensi pers, Sabtu (19/9/2026).
“Ini adalah musim kedua saya di klub ini. Saya merasa nyaman serta sangat mudah untuk kembali menyiapkan tim. Saya mengenal sebagian besar pemain dan siap untuk bermain besok,” imbuhnya.
Waspadai Persib yang Makin Kuat
Mario menyebut Persib sebagai lawan yang memiliki kualitas tinggi. Selain mempertahankan sebagian besar pemain dari musim sebelumnya, Maung Bandung juga mendatangkan sejumlah pemain baru.
Salah satunya adalah Mariano Peralta yang sebelumnya tampil bersama Borneo FC. Persib juga baru meraih kemenangan atas FC Seoul dalam ajang ACL2, yang menurut Mario dapat menambah kepercayaan diri skuad lawan.
“Persib Bandung menurut saya menjadi lebih kuat daripada musim lalu. Mereka mempertahankan sebagian besar pemain, mereka merekrut Peralta, mereka merekrut striker baru,” kata Mario.
Menurutnya, pengalaman Persib yang tiga musim beruntun menjuarai kompetisi juga menjadi faktor yang patut diperhitungkan.
“Mereka memiliki pengalaman, tiga tahun berturut-turut memenangkan liga. Mereka juga baru menang di Korea Selatan, itu akan memberi mereka tambahan kepercayaan diri,” lanjutnya.
Persijap Tak Ingin Minder
Meski mengakui kualitas Persib, Mario meminta anak asuhnya tidak minder. Bermain di kandang sendiri menjadi modal bagi Persijap untuk tampil percaya diri dan menerapkan permainan yang telah dipersiapkan.
“Namun, di Jepara kami harus memainkan gaya kami dan menghormati Persib Bandung. Kami harus memainkan gaya sepak bola kami, sepak bola Persijap. Hormati mereka, tetapi mainkan sepak bola kita,” tegasnya.
Dari sisi kondisi pemain, Persijap dipastikan kehilangan penjaga gawang Sendri Johansyah yang mendapat kartu merah pada pertandingan sebelumnya.
Di luar absennya Sendri, Mario menyebut kondisi pemain lainnya cukup siap menghadapi Persib.
“Untuk cedera tidak ada, semua siap bermain besok. Maka Sendri tentu saja absen satu atau dua pertandingan tergantung keputusannya, tetapi yang tersisa, semua bugar,” ujarnya.
Sementara itu, pemain asing anyar Persijap asal Montenegro, Vasco Kalezic, berpeluang menjalani debutnya.
Vasco telah bergabung dengan tim sejak pekan lalu, tetapi belum dimainkan ketika Persijap menghadapi Borneo FC. Mario menyebut pemain tersebut kini sudah menjadi salah satu opsi untuk pertandingan melawan Persib.
“Vasco sudah siap. Saya rasa dia tiba minggu lalu, lalu dia tidak ikut ke pertandingan melawan Borneo FC, tetapi pada pertandingan ini dia akan menjadi opsi dan semoga dia akan bermain,” kata Mario. (eko/redaksi)

4 hours ago
2
















































