MOSKOW, iNews.id - Jumlah warga Gaza yang tewas akibat serangan militer Israel sejak pecahnya perang pada 7 Oktober 2023 menembus 75.000 orang. Pasukan Zionis terus membombardir Gaza di tengah pemberlakuan gencatan senjata pada 10 Oktober 2025.
Oleh karena itu, jumlah korban tewas terus bertambah setiap hari, di samping penambahan dari korban luka parah akibat serangan sebelumnya.
Baca Juga
Netanyahu Tolak Usulan Damai Trump di Gaza, AS Tak Ambil Pusing
"Berdasarkan data yang tersedia, jumlah total korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 jiwa dan jumlah korban luka telah melampaui 250.000 jiwa," kata Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafiz Nofal, kepada surat kabar Izvestia, dikutip Selasa (11/8/2026).
Dia juga mencatat banyak korban tewas masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk.
Baca Juga
Blak-blakan, Netanyahu Tolak Proposal Damai Gaza Usulan Trump
Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat, dan Turki, pada 9 Oktober 2025 yang berlaku sehari kemudian.
Kesepakatan itu menerapkan fase pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump. Sesuai dengan kesepakatan itu, pasukan Israel mundur ke Garis Kuning sambil mempertahankan kendali atas lebih dari 50 persen wilayah.
Baca Juga
Prosesi Pemakaman Terbesar, Ribuan Warga Gaza Salatkan 112 Jenazah Korban Kebrutalan Israel
Meski demikian, Israel menunjukkan pelanggaran gencatan senjata dengan terus menyerang dengan dalih melenyapkan kemampuan Hamas.
Editor: Anton Suhartono
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































