JAKARTA, iNews.id - Kuasa hukumyayasansekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel), Hermawanto mengungkap awal mula temuan 995 senjata, narkoba, hingga puluhan CD porno di salah satu ruangan sekolah. Ia menjelaskan hal itu karena adanya konflik dengan pimpinan yayasan dan menjadi awal terbukanya akses ke ruangan tersebut.
Hermawanto mengatakan, pihak yayasan baru bisa memasuki ruangan setelah memberhentikan ketua yayasan lama berinisial IWD. Dari pembukaan ruangan tersebut, ditemukan berbagai barang yang kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.
Baca Juga
Pramono Kecam Temuan 995 Senjata, Narkoba hingga CD Porno di Sekolah Jaksel: Sangat Tidak Boleh!
"Iya, karena tanpa ada sengketa itu kami nggak bisa masuk. Justru karena sengketa itu, kami kemudian memberhentikan dia ketua, lalu kemudian kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan," kata Hermawanto saat ditemui di halaman sekolah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
"Akhirnya kami coba buka-buka, nggak tahunya ketika kami buka ruangan itu, kita temukan barang terlarang. Seandainya tidak ada sengketa, mungkin senjata itu masih ada di sini," sambung dia.
Baca Juga
Sekolah Harapan Ibu Jaksel Tegaskan Tak Ada Ekskul Menembak, Bantah Klaim Eks Ketua Yayasan
Menurut Hermawanto, IWD telah memimpin yayasan selama sekitar 15 tahun sebelum diberhentikan. Pemberhentian tersebut, kata dia, berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dana yayasan dalam pembelian tanah pada 2013.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































