JAKARTA, iNews.id – Banyak orang menganggap perubahan ukuran minus atau silinder merupakan hal yang wajar. Akibatnya, mereka hanya mengganti kacamata baru tanpa mencari tahu penyebab perubahan tersebut.
Padahal, kondisi itu bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kornea yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dokter Spesialis Mata JEC Eye Hospitals and Clinics, dr. Sharita R Siregar, SpM(K) mengatakan perubahan bentuk atau kelengkungan kornea dapat memengaruhi kualitas penglihatan dan menyebabkan berbagai kelainan refraksi.
Baca Juga
Eks Penyidik KPK Yakin Penyidik Sudah Kantongi Bukti untuk Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka
"Perubahan bentuk atau kelengkungan kornea dapat menyebabkan kelainan refraksi seperti miopia, hipermetropia, serta astigmatisme. Pada astigmatisme tidak teratur, cahaya dapat tersebar ke beberapa titik sehingga menimbulkan pandangan berbayang, distorsi, silau, dan halo," ujar dr. Sharita.
Dia menjelaskan, seseorang perlu lebih waspada apabila ukuran minus atau silinder bertambah dalam waktu singkat. Terlebih jika penglihatan tetap buram meski sudah menggunakan kacamata dengan resep terbaru.
Baca Juga
Gendong Mesin PHEV, Jetour T2 i-DM Mampu Tempuh Jarak Lebih dari 1.200 Km
Selain itu, munculnya lingkaran cahaya (halo), silau saat berkendara pada malam hari, hingga penglihatan yang terasa berbayang juga dapat menjadi tanda adanya kelainan pada kornea yang tidak boleh diabaikan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































