LONDON, iNews.id – Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) akan menggelar rapat darurat pada Kamis (30/7/2026) sore untuk menentukan sikap atas rencana kontroversial Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menjual 20 persen kepemilikan komersial kompetisinya kepada investor swasta.
Ketegangan meningkat setelah FIFA mengirim surat kepada seluruh 211 anggota. Setiap asosiasi diberi waktu hingga 19 September untuk menerima kesepakatan tersebut sekaligus memperoleh pembayaran tahap pertama senilai 20 juta dolar AS atau sekitar Rp360 miliar.
Baca Juga
Juventus Tikung Chelsea, Wonderkid Piala Dunia Ditebus hingga Rp824 Miliar
Nominal itu merupakan separuh dari pembayaran awal sebesar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp720 miliar. Dalam konversi poundsterling, angka tersebut setara 15 juta poundsterling atau sekitar Rp360,45 miliar dan 30 juta poundsterling atau sekitar Rp720,9 miliar.
UEFA mengecam tenggat yang diberikan FIFA karena asosiasi yang tidak mendukung proposal berisiko kehilangan tawaran pembayaran satu kali tersebut.
Baca Juga
FIFA Beri Ultimatum 53 Hari, UEFA Murka: Piala Dunia Bukan untuk Dijual!
“Kami mengetahui tenggat FIFA kepada asosiasi untuk mendukung proposal mereka atau tawaran pembayaran satu kali akan ditarik. Hal ini sudah menjelaskan semua yang perlu diketahui tentang rencana tersebut,” demikian pernyataan UEFA, dikutip dari BBC.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































