MALANG, iNews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengerahkan dua unit helikopter water bombing untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Langkah ini diambil karena api sulit dijangkau oleh tim darat akibat medan yang terjal.
Kebakaran di kawasan Gunung Bromo terpantau sejak Senin (3/8/2026). Kobaran api dengan cepat meluas akibat tiupan angin kencang dan vegetasi ilalang yang mengering.
Baca Juga
Hari Ketiga, Kebakaran Savana Gunung Bromo Belum Berhasil Dipadamkan
Kepala BNPB, Suharyanto mengatakan, segera meninjau lokasi untuk menentukan kebutuhan operasi udara.
Selain mengerahkan dua helikopter water bombing, BNPB juga akan menggeser armada dari enam daerah, yakni Sumatera Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Helikopter akan digunakan untuk menjangkau titik-titik api yang tidak dapat diakses oleh tim darat.
Baca Juga
Kawasan Gunung Bromo Terbakar hingga 60 Hektare, Jalur Wisata Ditutup Sementara
"Mereka meminta bantuan dari udara Heli Water Bombing, untuk sementara kita akan dukung dua unit. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG terkait kemungkinan modifikasi cuaca tetapi sampai siang ini belum ada pertumbuhan awan hujan sehingga untuk beberapa hari mofidikasi cuaca belum bisa dilaksanakan," ujar Suharyanto.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































