WASHINGTON, iNews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth membantah laporan media massa bahwa persediaan amunisi terkuras signifikan akibat perang melawan Iran. Dia mengeklaim persediaan rudal sistem pertahanan tak berada pada level yang mengkhawatirkan,
Dalam posting-an di media sosial X, Hegseth mengatakan pemberitaan tersebut tidak benar, bahkan menyebutnya sebagai berita palsu.
Baca Juga
Terungkap! AS Gunakan 80% Rudal Pertahanan selama Perang Lawan Iran, Para Jenderal Waswas
"Berita itu tidak benar...," tulisanya.
Sebelumnya, CNN, mengutip keterangan para komandan senior militer memperingatkan, AS telah menggunakan hampir 80 persen rudal pencegat THAAD. Perang melawan Iran menguras paling banyak persediaan rudal sistem pertahanan AS.
Baca Juga
Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih
Para komandan senior juga menyebut stok amunisi Departemen Pertahanan berada pada level sangat rendah dan berbahaya.
Disebutkan, stok sistem pertahanan udara utama AS menipis secara signifikan selama perang melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































