Nasib Dokter PPDS Elda Putri dari UGM, Dinonaktifkan usai Komentar Sadis ke Pasien BPJS

3 weeks ago 18

YOGYAKARTA, iNews.id - Dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis Elda Putri Rahardini dinonaktifkan sementara dari kegiatan pendidikan klinis di Rumah Sakit Umum Pusat dr Sardjito. Keputusan itu diambil setelah komentarnya terhadap unggahan pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Yurizal Tri Chaerawan, viral di media sosial dan menuai kritik publik.

Nama Elda menjadi sorotan setelah akun Threads yang dikaitkan dengannya memberikan komentar sadis bernada sinis. Komentar tersebut muncul dalam unggahan Yurizal yang mengeluhkan harus menunggu sekitar 8 jam untuk mendapatkan kamar rawat inap karena menjadi pasien BPJS.

Kemenkes Buka Suara soal Kasus Viral Dokter dan Nakes Komentar Sadis ke Pasien BPJS

Baca Juga

Kemenkes Buka Suara soal Kasus Viral Dokter dan Nakes Komentar Sadis ke Pasien BPJS

Manajer Hukum dan Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan menjelaskan, Elda bukan dokter tetap di rumah sakit tersebut. Dia merupakan peserta PPDS dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Dokter yang memberikan komentar tersebut merupakan dokter peserta didik dari FK-KMK UGM dan RSUP Dr Sardjito. Jadi ini murni peserta didik yang melakukan unggahan di media sosial secara personal,” ujarnya dikutip dari iNews TV, Kamis (6/8/2026).

Dokter Komen Sadis ke Pasien BPJS Dipanggil IDI, Disanksi Seberat-beratnya?

Baca Juga

Dokter Komen Sadis ke Pasien BPJS Dipanggil IDI, Disanksi Seberat-beratnya?

Penonaktifan sementara terhadap Elda dilakukan sebagai bagian dari proses pembinaan. Kebijakan tersebut dijalankan sesuai mekanisme pendidikan kedokteran yang berlaku.

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |