Kota Tegal, infojateng.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal memperkuat kolaborasi dengan seluruh satuan pendidikan untuk memastikan bantuan pendidikan dan sosial benar-benar diterima siswa yang membutuhkan.
Sekolah dinilai memiliki peran strategis dalam menyediakan data yang akurat sebagai dasar penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Ketua Baznas Kota Tegal, Harun Abdi Manap, mengatakan sekolah menjadi mitra penting karena mengenal langsung kondisi peserta didik dan keluarganya.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Program Baznas bersama kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA negeri maupun swasta se-Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu, Rabu (22/7/2026).
“Kami berharap sekolah aktif menyampaikan data siswa yatim dan keluarga kurang mampu secara akurat. Baznas tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga berupaya memberdayakan ekonomi orang tua agar keluarga penerima manfaat dapat keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan,” ujar Harun.
Menurutnya, validitas data menjadi faktor penting agar program bantuan pendidikan maupun pemberdayaan ekonomi benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, keterlibatan sekolah tidak hanya sebatas mendukung penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran.
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, mengatakan zakat perlu dikelola secara profesional agar memberi dampak yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Zakat jangan hanya menjadi bantuan konsumtif, tetapi harus menjadi instrumen pemberdayaan. Masyarakat yang menerima bantuan diharapkan dapat meningkat taraf hidupnya hingga mampu mandiri,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Kota Tegal, Herlien Tedjo Oetami, menyampaikan penghimpunan ZIS Baznas Kota Tegal pada 2025 mencapai sekitar Rp3,18 miliar atau 64 persen dari target Rp5 miliar. Pada 2026, Baznas menargetkan penghimpunan meningkat menjadi Rp7,523 miliar.
Untuk mencapai target tersebut, Baznas mengharapkan dukungan seluruh kepala sekolah dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam membangun budaya berbagi di lingkungan pendidikan.
Melalui kolaborasi tersebut, imbuhnya, Baznas Kota Tegal berharap penghimpunan zakat yang meningkat sejalan dengan semakin akuratnya penyaluran bantuan pendidikan dan program pemberdayaan masyarakat, sehingga manfaat zakat dapat dirasakan lebih luas sekaligus mendukung upaya penurunan angka kemiskinan di Kota Tegal. (eko/redaksi)

1 day ago
9

















































