Polda Jabar Kerahkan Anjing K-9 Lacak Jejak Pembunuh Satpam Waduk Jatiluhur

6 hours ago 4

PURWAKARTA, iNews.id – Tim Inafis Polda Jawa Barat bersama Polres Purwakarta menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ulang kasus pembunuhan Sumarna (43), satpamWaduk Jatiluhur yang ditemukan dengan kondisi kedua tangan terborgol, Jumat (31/7/2026).

Penyelidikan mendalam tersebut turut melibatkan unit anjing pelacak (K-9) guna menelusuri jejak pelaku serta menguraikan misteri kematian korban yang ditemukan mengambang di tepi Waduk Jatiluhur.

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Periksa 15 Saksi

Baca Juga

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Periksa 15 Saksi

Pemeriksaan difokuskan mulai dari Pos Satpam Bendungan Tanggul Kayat dan lokasi terakhir korban menjalankan tugas piket hingga ke titik lokasi ditemukannya jasad korban.

Dalam olah TKP ulang tersebut, Tim Inafis menyisir setiap sudut lokasi untuk mengumpulkan petunjuk fisik, termasuk identifikasi sidik jari serta barang bukti yang tertinggal.

Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Diborgol, Bupati Perkuat Pengamanan Objek Wisata

Baca Juga

Satpam Waduk Jatiluhur Tewas Diborgol, Bupati Perkuat Pengamanan Objek Wisata

Sementara itu, anjing pelacak K-9 diterjunkan untuk menelusuri rute pergerakan yang diduga dilalui pelaku, mulai dari pos jaga korban, menyisir tepi waduk, hingga merambah ke pemukiman warga di sekitar area Bendungan Jatiluhur.

Langkah ini dilakukan untuk memetakan arah pelarian maupun aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi kejadian saat insiden berlangsung. 

Kapolres Purwakarta, AKBP Febri Nurzam mengatakan, selain melakukan olah TKP ulang dan mengerahkan unit K-9, penyidik juga melakukan pendekatan persuasif kepada warga setempat untuk menggali keterangan tambahan.

Dari hasil pendalaman tersebut, kepolisian mengaku telah mendapatkan sejumlah informasi penting terkait rentetan aktivitas sebelum, saat, dan setelah peristiwa yang menewaskan korban.

"Kami melakukan olah TKP ulang bersama Tim Inafis Polda Jabar dan menyisir lokasi menggunakan anjing pelacak K-9. Dari hasil pendalaman dan pendekatan kepada warga, kami telah mendapatkan sejumlah informasi baru terkait aktivitas di sekitar lokasi kejadian. Kami berkomitmen maksimal mengusut tuntas kasus ini," kata AKBP Febri Nurzam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |