JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan telah menyiapkan anggaran untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Namun, ia mengingatkan agar dana tersebut tidak disalahgunakan.
Menurutnya, dana dapat disalurkan setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan asesmen dan kebutuhan penanganan di lapangan. Saat ini, kata Purbaya, BNPB masih menyusun rincian kebutuhan anggaran karena operasi penanggulangan karhutla terus berlangsung.
Baca Juga
Purbaya soal Data Desil Warga Tak Sesuai Kondisi: Sedang Diperbaiki
"Iya, asal jangan di-mark up saja," ucap Purbaya usai Sidang Aduan Kanal Debottlenecking, Rabu (26/8/2026).
Dia menjelaskan nilai anggaran penanganan karhutla belum dapat ditentukan secara final. Besarannya akan mengikuti hasil asesmen dan kebutuhan operasi yang dijalankan BNPB.
Baca Juga
Purbaya Janji Tambah Anggaran BNPB untuk Atasi Karhutla di Kalimantan
"Kami sih uangnya siap terus, tinggal BNPB operasinya seperti apa," kata dia.
Purbaya menambahkan, mekanisme pembiayaan untuk penanganan bencana memiliki fleksibilitas berbeda dibandingkan belanja pemerintah reguler. Kebutuhan dana akan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.
Baca Juga
Purbaya Sidak ke Kantor Pajak Jabar: Setiap Rupiah APBN Harus Bekerja, Jangan Hanya Tercatat Realisasi!
Dia memperkirakan kebutuhan anggaran untuk menangani karhutla di Kalimantan tidak akan mencapai nilai seperti penanganan bencana di Aceh. Menurut Purbaya, dampak bencana di Aceh jauh lebih besar.
"Hitungan saya sih nggak akan sebesar di Aceh, karena Aceh kan masif sekali," pungkasnya.
Editor: Puti Aini Yasmin
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































