Pati, infojateng.id – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Pati terus mengintensifkan program SI POLA CEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran kapal di kawasan pelabuhan dan galangan kapal.
Program tersebut diwujudkan melalui patroli rutin sekaligus edukasi kepada awak kapal dan pekerja yang melakukan pekerjaan panas, seperti pengelasan dan penggerindaan. Kegiatan terbaru dilaksanakan di Dok Putra Barokah, Sabtu (27/6/2026).
Patroli dipimpin Aipda Joni Ely Fathoni bersama personel Satpolairud Polresta Pati dengan menyasar aktivitas pekerjaan panas di sekitar kapal yang sedang bersandar.
Dalam kegiatan itu, petugas memeriksa penerapan prosedur keselamatan kerja serta memastikan pekerja telah menyiapkan peralatan pencegah kebakaran, seperti alat pemadam api ringan (APAR), karung goni basah, dan pompa air (alkon).
Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, SI POLA CEKAL merupakan langkah preventif untuk meminimalkan risiko kebakaran kapal yang kerap dipicu oleh kelalaian saat pekerjaan yang menggunakan api atau menghasilkan percikan.
“Sebagian besar kebakaran kapal berawal dari kelalaian saat pekerjaan panas. Karena itu kami hadir untuk memastikan setiap aktivitas pengelasan maupun penggerindaan dilakukan sesuai prosedur keselamatan sehingga risiko kebakaran dapat dicegah sejak dini,” ujarnya.
Menurut Hendrik, keselamatan kerja merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setiap pekerja maupun pemilik kapal harus menjadikan penyediaan APAR, karung goni basah, serta pompa air sebagai standar dalam setiap pekerjaan yang berpotensi menimbulkan percikan api.
“Kami ingin membangun budaya keselamatan di lingkungan pelabuhan. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah terjadi kebakaran. Dengan disiplin menerapkan standar keselamatan, potensi kerugian jiwa maupun materi dapat diminimalkan,” katanya.
Ia menegaskan, patroli dan edukasi melalui program SI POLA CEKAL akan terus dilaksanakan secara rutin di seluruh kawasan pelabuhan dan galangan kapal di wilayah hukum Polresta Pati sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pesisir.
Hendrik juga mengajak seluruh pekerja, pemilik kapal, dan masyarakat pesisir untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan pelabuhan.
“Kami berharap seluruh pekerja, pemilik kapal, dan masyarakat pesisir dapat menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan. Apabila menemukan potensi bahaya kebakaran atau situasi yang memerlukan kehadiran polisi, segera laporkan melalui layanan Kepolisian 110 agar dapat ditangani dengan cepat,” pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Dok Putra Barokah terpantau aman dan kondusif. Petugas juga memastikan seluruh pekerja yang melakukan pengelasan telah menyiapkan APAR, karung goni basah, dan alkon sesuai standar keselamatan yang dianjurkan. (eko/redaksi)

7 hours ago
4

















































