JAKARTA, iNews.id - Kebiasaan duduk setengah jongkok atau “kencing ngambang” saat buang air kecil di toilet umum ternyata perlu diwaspadai. Meski banyak wanita melakukannya untuk menghindari kontak langsung dengan dudukan toilet yang dianggap kotor, kebiasaan tersebut justru dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK).
Dokter Spesialis Urologi, dr Andika Afriansyah, menjelaskan posisi setengah jongkok saat buang air kecil membuat tubuh tidak sepenuhnya rileks. Kondisi tersebut menyebabkan otot-otot, terutama otot dasar panggul, bekerja untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.
Baca Juga
Mendikti Siapkan Beasiswa untuk Ribuan Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
“Posisi ngambang itu bikin otot dasar panggul ngunci. Akibatnya kencing gak tuntas, ada sisa menggenang di kandung kemih, dan genangan itu tempat bakteri berkembang biak,” kata dr Andika dalam unggahan video di akun Instagram miliknya, dikutip Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, ketika seseorang mengambil posisi setengah jongkok, tubuh secara otomatis menegangkan otot perut bagian bawah agar tetap seimbang. Otot tersebut memiliki keterkaitan dengan otot dasar panggul sehingga ketegangan dapat ikut memengaruhi jalur keluarnya urine.
Baca Juga
BEI Ungkap Sejumlah Calon Emiten Tunda Gelar IPO, Ini Alasannya
“Kenapa kencing ngambang seperti di atas bikin ototnya ngunci? Karena saat setengah jongkok seperti di atas, badan kamu nahan keseimbangan. Otot perut di bagian bawah tegang, dan otot perut bawah itu satu paket sama otot dasar panggul. Perut tegang, jalur kencing jadi ikut terjepit,” ujarnya
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































