JAKARTA, iNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat, khususnya generasi Z (Gen Z) mewaspadai fenomena perilaku keuangan seperti Fear of Missing Out (FOMO), Fear of People's Opinion (FOPO), You Only Live Once (YOLO), hingga doom spending. Perilaku tersebut dinilai dapat mendorong kebiasaan belanja impulsif yang berisiko mengganggu kesehatan finansial.
Direktorat Literasi dan Edukasi Keuangan OJK, Enriche Putera Utama menjelaskan, salah satu fenomena yang kini banyak terjadi adalah doom spending. Istilah ini menggambarkan kebiasaan seseorang berbelanja secara berlebihan untuk meredakan kecemasan atau stres akibat pesimisme terhadap kondisi ekonomi maupun masa depan.
Baca Juga
DPR Desak Polisi Usut Tuntas Temuan 995 Senpi di Sekolah Jaksel: Langgar UU Darurat
"Fenomena tersebut menjadi perhatian karena semakin banyak ditemukan di kalangan generasi muda yang akrab dengan media sosial dan berbagai tren digital," ujarnya dalam kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan yang digelar bersama Toyota Astra Financial Services (TAF) di ajang GIIAS 2026, Jumat (7/8/2026).
Selain doom spending, OJK juga mengulas beberapa perilaku keuangan lain yang perlu diwaspadai.
Baca Juga
WBI Fashion Padel Nusantara Resmi Digelar di Margot Padel, Intip Keseruannya!
YOLO (You Only Live Once) merupakan pola pikir yang lebih mengutamakan kesenangan sesaat tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan jangka panjang. Sementara FOMO (Fear of Missing Out) membuat seseorang terdorong membeli barang atau mengikuti tren agar tidak merasa tertinggal dari orang lain.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































