Tumpukan Sampah Tutupi Akses SD di Jakbar, Pramono Ancam Sanksi Perusahaan Sampah Ilegal

3 weeks ago 18

JAKARTA, iNews.id - Viral tumpukan sampah menggunung menutup sebagian akses menuju SDN Kedaung Kali Angke 03, Cengkareng, Jakarta Barat. Merespons hal itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan memberikan sanksi ke perusahaan penyedia jasa pengangkutan sampah yang diduga melakukan pembuangan ilegal. 

"Memang sekali lagi yang melakukan adalah swasta, dan yang seperti ini tidak boleh terjadi," ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).

 Jadi Pengingat ke Orang Tuanya

Baca Juga

Pramono Minta Guru PAUD Ajarkan Anak Pilah Sampah: Jadi Pengingat ke Orang Tuanya

Menurut Pramono, perusahaan tersebut diketahui menawarkan jasa pengangkutan sampah kepada sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka). Untuk memberikan efek jera, Pemprov DKI Jakarta akan mengumumkan identitas pelaku kepada publik.

"Saya sudah minta kepada Kominfotik untuk segera mengumumkan siapa pun pelaku yang kemudian menikmati, mengambil sampah dari Horeka, menimbun di satu tempat yang ilegal dan tidak bertanggung jawab," tuturnya.

Mayat Tanpa Kaki di Depok Awalnya Dikira Sampah, Sempat Dibakar Warga

Baca Juga

Mayat Tanpa Kaki di Depok Awalnya Dikira Sampah, Sempat Dibakar Warga

Ia mengaku geram karena perusahaan tersebut menghilang saat muncul persoalan penumpukan sampah, sehingga pemerintah harus turun tangan melakukan pembersihan. Dia menyebut kejadian serupa telah terjadi di tiga hingga empat lokasi yang belakangan viral.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |