Batang, infojateng.id – Di tengah gempuran klub-klub elite, dua nama dari Kabupaten Batang, Pyramid Swimming Club dan Tirtasana Swimming Club, berhasil menembus jajaran 15 besar dalam Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan Provinsi (KRAPROV) Bupati Batang Cup IV 2025.
Perjuangan di kolam renang THR Kramat Batang selama 2123 November 2025 itu benar-benar menjadi panggung kejutan.
Dari 180 klub se-Jawa Tengah yang berlaga, Pyramid Swimming Club Batang mendarat di peringkat ke-11, disusul Tirtasana Swimming Club di posisi ke-15.
Prestasi ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal kuat kebangkitan ekosistem renang di Kota Batang.
Penasihat FAI Batang Siswandi Hambali atau yang akrab disapa Sys Andi Mandayun tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia melihat hasil ini sebagai buah manis dari kerja keras yang konsisten.
“Patut kita apresiasi, ada dua klub asal Batang yang masuk 15 besar dari 180 klub yang bertanding di KRAPROV kemarin,” kata Siswandi, saat ditemui di Kantornya, Selasa (25/11/2025).
Menurutnya, konsistensi latihan dan proses regenerasi atlet di Batang kini mulai membuahkan hasil nyata di lintasan kompetisi.
Bahkan, Sys Mandayun dengan penuh keyakinan menyebut klub-klub Batang berpotensi besar untuk menembus tiga besar pada gelaran KRAPROV mendatang, menantang dominasi Tri Cakti Semesta Semarang (juara umum), Gelora Tirta Jepara, dan Perkumpulan Renang Sragen Asli.
“Momentum ini harus dijaga. Kepercayaan menjadikan Batang sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi Porprov Jateng 2026 dinilai sebagai bukti kesiapan daerah, dan targetnya jelas,” jelasnya.
Harapannya ke depan akan lahir regenerasi baru atlet renang Kabupaten Batang dan berprestasi hingga tingkat dunia.
Kejuaraan ini, yang sekaligus menjadi babak kualifikasi akhir (Pra-Porprov), menghadirkan sekitar 900 atlet putra-putri.
Ketua Umum FAI Jawa Tengah Hartadi Noertjojo juga memberikan apresiasi tinggi kepada FAI Batang sebagai penyelenggara.
Menurut Hartadi, penyelenggaraan yang rapi dan sukses menunjukkan keseriusan Batang dalam membangun ekosistem olahraga renang, meskipun dengan fasilitas yang diakui terbatas.
Sementara itu, Ketua FAI Batang Andang Tri Kusnaedy mengakui event ini adalah amanah besar. Di tengah keterbatasan, mereka berhasil membuktikan diri.
Ia juga mengonfirmasi kabar gembira, dua atlet Batang telah mengamankan tiket awal menuju ajang utama.
“Tiga atlet lokal yang sudah lolos ke Porprov Jateng 2025 adalah fadhil idzarul Kusnaedi dari Panca Mutiara Swiming Club terus head to head koyone Wira Ahmad Nabil Panca Mutiara Swiming Club,” ungkap Andang.
Kesuksesan KRAPROV ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, kebanggaannya atas kepercayaan Akuatik Provinsi.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan dari Akuatik Provinsi, fasilitas di Batang juga disebut salah satu yang terbaik di Jawa Tengah,” terang bupati.
Tak hanya bangga, tetapi Bupati Faiz juga berjanji untuk menuntaskan proyek lanjutan fasilitas kolam renang, termasuk pemasangan atap dan tribun permanen yang ditargetkan rampung pada tahun 2027.
“Ini harus dituntaskan, jangan nanggung, kalau tribun dan atap selesai fasilitas ini akan sangat baik,” tegasnya.
Dengan kolaborasi antara Pemkab, FAI, dan para pelatih, Kabupaten Batang kini menjadikan suksesnya KRAPROV 2025 sebagai batu loncatan menuju prestasi yang lebih besar.
Target utama menggebrak dan meraih medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026. (eko/redaksi)

4 days ago
21

















































