AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

4 weeks ago 24

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) akan merampas dana dari aset Iran yang dibekukan untuk mengganti kerugian perang di Selat Hormuz, khususnya kapal-kapal yang rusak diserang.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, dana milik Iran yang berada di bawah kendali AS, akan digunakan untuk mengganti kerugian akibat serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Dia menyebut langkah itu sebagai cara adil untuk meminta pertanggungjawaban Iran. 

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

Baca Juga

Tentara AS Tewas dalam Perang Iran Bertambah Jadi 18 Orang, 624 Luka

“Kita akan menggunakan uang Iran untuk membayar kerusakan yang mereka timbulkan. Dengan kata lain, uang Iran yang kita kendalikan akan digunakan untuk mengganti kerugian,” ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (28/7/2026).

Departemen Keuangan AS masih mempelajari rincian kerusakan dan total nilai aset Iran yang akan digunakan. Sementara itu waktu pengambilan aset masih dalam tahap finalisasi.

AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi

Baca Juga

AS-Iran Setop Perang, Giliran Kelompok Pro-Iran Gempur Fasilitas Minyak Saudi

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengusulkan rencana ini sejak Juni. Penilaian yang sedang berlangsung untuk biaya perbaikan kapal yang ditembak, kerugian muatan kargo, serta dampak terhadap negara-negara di Timur Tengah yang diserang Iran.

Namun, para pengamat memperingatkan, pengambilan paksa aset Iran bisa memengaruhi negosiasi mengenai program nuklir Iran dan keamanan di kawasan. Iran jelas tak akan terima asetnya dirampas.

Ini Alasan Trump Hentikan Serangan ke Iran

Baca Juga

Ini Alasan Trump Hentikan Serangan ke Iran

Sementara itu para pejabat AS enggan mengomentari dasar hukum untuk merampas aset Iran hingga potensi dampak diplomatik.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |