Cegah Stunting Sejak Dini, Pemkab Kendal Libatkan 278 Sekolah dalam Gerakan Aksi Bergizi

3 days ago 12

Kendal, infojateng.id – Untuk mempercepat penurunan stunting, serta peningkatan kualitas kesehatan remaja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal meluncurkan Gerakan Aksi Bergizi Serentak, di SMP IT Rabbani, Kamis (16/7/2026).

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan, remaja putri menjadi perhatian khusus, karena sering engalami anemia akibat pola makan yang tidak seimbang, kebiasaan melewatkan sarapan, dan kurangnya kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah.

Menurutnya, jika kondisi ini jika dibiarkan akan berdampak negatif pada prestasi akademik dan berisiko meningkatkan angka stunting, saat mereka menjadi calon ibu di masa depan.

“Menjaga kesehatan dan gizi remaja sama artinya dengan menyiapkan generasi Kendal yang lebih kuat di masa mendatang. Dengan persiapan sejak jauh hari, penanganan stunting di Kabupaten Kendal akan menjadi lebih mudah,” ujar Mbak Tika, sapaan akrabnya.

Pada kesempatan tersebut, bupati juga mengajak para pelajar untuk meninggalkan kebiasaan malas bergerak (mager) dan mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, serta membiasakan sarapan pagi sebelum berangkat sekolah.

Dia pun menyoroti pentingnya edukasi bagi siswa, untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman kekinian yang memiliki kadar gula tinggi, guna mencegah risiko penyakit diabetes sejak usia muda.

Bupati menegaskan, gerakan ini tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial. Untuk itu, dia mengimbau pihak sekolah dan guru, untuk mendampingi siswa agar aksi bergizi ini menjadi budaya rutin dan konsisten di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rabbani Kendal, Ikhsan Mustofa mengaku bersyukur, karena sekolahnya terpilih menjadi tuan rumah dalam peluncuran gerakan serentak, yang melibatkan 278 sekolah di Kendal.

Ikhsan berharap, kolaborasi lintas sektor ini, termasuk peran sekolah dalam menyediakan makan bergizi, terus mendapatkan dukungan penuh dari pemkab dan dari SPPG Kendal, agar dapat berkontribusi maksimal dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay menyampaikan, Pemkab Kendal tengah berupaya menanggulangi peningkatan kasus anemia pada remaja. Upaya ini mencakup penyuluhan untuk membiasakan siswa disiplin sarapan, serta pemberian pil tambah darah.

Menurut Ferinando, langkah ini dilakukan karena anemia pada remaja putri berpotensi menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah, dan berisiko stunting di masa depan. Upaya pencegahan sejak dini ini, diharapkan dapat menghasilkan generasi yang lebih sehat.

“Pemberian pil tambah darah dilakukan secara rutin di 278 SMP dan SMA, baik sekolah negeri di bawah naungan Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama,” terang Ferinando.

Pihaknya akan terus menyosialisasikan pentingnya konsumsi pil ini kepada siswa, karena memang obat sering kali memiliki rasa yang kurang disukai, sehingga membutuhkan pendekatan khusus, agar para siswa tetap disiplin mengonsumsinya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |