TOKYO, iNews.id –Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 sebelumnya ditulis 6,8 mengguncang Jepang dan memicu kepanikan warga. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah hingga membuat masyarakat berhamburan keluar dari bangunan untuk menyelamatkan diri.
Sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, termasuk pusat perbelanjaan dan Kastil Kumamoto, salah satu situs bersejarah yang menjadi ikon Jepang. Rekaman di lokasi memperlihatkan bangunan bergoyang hebat, material bangunan berjatuhan, serta kepulan asap muncul di beberapa titik terdampak.
Baca Juga
Gempa M7,1 Jepang: Banyak Korban Hilang dan Terjebak, PM Jepang Minta Percepat Pencarian
Hingga saat ini, sedikitnya 13 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tersebut. Gempa dangkal yang berpusat di daratan itu juga menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah warga dan berbagai infrastruktur.
Baca Juga
Bertambah, Korban Tewas Gempa M7,1 Jepang Jadi 13 Orang
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan proses pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan hingga Rabu (29/7/2026), terutama untuk menemukan warga yang masih hilang.
"Terdapat banyak korban luka dan sejumlah orang masih dinyatakan hilang saat operasi penyelamatan berlangsung sepanjang malam hingga Rabu pagi," ujar Takaichi.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































