Hiu Selatan Hard Enduro 2026 Hadirkan Rider dari 18 Negara, Cilacap Bidik Sport Tourism Dunia

2 weeks ago 32

Cilacap, infojateng.id – Kabupaten Cilacap kembali menjadi sorotan dunia otomotif dengan menjadi tuan rumah Hiu Selatan International Hard Enduro Vol. 8 yang digelar pada 3–5 Juli 2026.

Ajang balap motor ekstrem bertaraf internasional ini diikuti pembalap dari 18 negara dan diharapkan mampu memperkuat posisi Cilacap sebagai destinasi sport tourism sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Harapan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Sri Murniyati, saat konferensi pers di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Kamis (2/7/2026).

Menurut Sri Murniyati, kepercayaan menjadi tuan rumah kompetisi otomotif kelas dunia merupakan kebanggaan sekaligus bukti bahwa Cilacap semakin diperhitungkan dalam penyelenggaraan event olahraga internasional.

“Kehadiran para rider dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara menunjukkan bahwa Cilacap memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, tetapi juga memperkenalkan potensi alam, budaya, dan ekonomi Kabupaten Cilacap kepada dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Hiu Selatan International Hard Enduro diharapkan memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, serta memperkuat daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.

Koordinator Hiu Selatan International Hard Enduro, Law Aguan, mengatakan edisi kedelapan tahun ini diikuti peserta dari 18 negara dengan 27 pembalap internasional.

Hingga menjelang pelaksanaan, sebanyak 289 rider telah terdaftar sebagai peserta kompetisi utama, sementara sekitar 270 peserta mengikuti kelas partisipasi. Dengan demikian, jumlah peserta diperkirakan mencapai sekitar 500 rider, belum termasuk ribuan pengunjung dan peserta reguler yang akan memadati lokasi kegiatan.

“Event ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi bagi pecinta hard enduro. Kami telah memetakan seluruh lintasan dan menyesuaikan tingkat kesulitannya untuk setiap kelas sehingga peserta dapat menikmati jalur sesuai kemampuan masing-masing,” kata Law.

Sejumlah pembalap elite dunia dipastikan ambil bagian dalam kompetisi tersebut, di antaranya juara dunia hard enduro asal Jerman Manuel Lettenbichler, pembalap Kanada Trystan Hart, rider Spanyol Mario Roman, serta Alfredo Gomez. Mereka akan bersaing dengan crosser dari Mongolia, Korea Selatan, Iran, China, Jepang, Australia, dan para pembalap terbaik Indonesia.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Downtown Prologue yang digelar di kawasan Titik Nol Kilometer Cilacap pada Jumat (3/7/2026). Selanjutnya, balapan utama berlangsung pada 4–5 Juli di lintasan ekstrem Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, yang selama ini dikenal memiliki karakter medan menantang dan menjadi ikon Hiu Selatan Hard Enduro.

Lintasan tersebut dirancang untuk menguji kemampuan para rider dalam menghadapi berbagai rintangan alam, mulai dari tanjakan curam, bebatuan, sungai, hingga jalur berlumpur yang menjadi ciri khas olahraga hard enduro.

Sebagai salah satu kompetisi hard enduro terbesar di Indonesia dan Asia, penyelenggaraan Hiu Selatan International Hard Enduro Vol. 8 diharapkan semakin mengukuhkan Cilacap sebagai tuan rumah event olahraga ekstrem bertaraf internasional sekaligus mendongkrak sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM selama pelaksanaan kegiatan. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |