Ingin Tobat, Eks Pejabat Bea Cukai Klaim Tolak Amplop ke-5 dari Blueray usai 4 Kali Terima

3 hours ago 3

JAKARTA, iNews.id - Mantan Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Budiman Bayu Prasojo mengaku sempat menolak jatah amplop dari Blueray Cargo setelah sebelumnya empat kali menerima uang tersebut. Penolakan itu dilakukan saat dirinya seharusnya menerima jatah kelima.

Pengakuan itu disampaikan Bayu saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi importasi barang di lingkungan DJBC, Selasa (28/7/2026). Awalnya, Bayu mengakui telah menerima jatah amplop bulanan selama empat bulan pertama.

Kasus Impor Barang, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar

Baca Juga

Kasus Impor Barang, Eks Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar

"Seingat saya empat kali (menerima jatah), karena yang kelima saya tolak di bulan awal Februari di hari Senin atau apa saya, seingat saya saya tolak," kata Bayu.

Bayu mengaku mulai merasa tidak nyaman menerima uang tersebut. Jaksa kemudian mempertanyakan alasan Bayu baru menolak pada penerimaan kelima, bukan sejak awal.

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

Baca Juga

KPK Pertimbangkan Penyidikan Baru Kasus Korupsi Bea Cukai usai Perkara Bos Blueray Cargo Inkrah

"Tadi kalau misalnya sudah tidak nyaman pertama kali itu ya kan ada iklan tuh tolak sekali, tolak. Kenapa empat kali yes, satunya nolak? Kan agak ya pengunjung sidang pun logikanya sama. Kenapa?" tanya jaksa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |