JAKARTA, iNews.id - Dunia balap drag bike tidak hanya menjadi arena adu kecepatan para pembalap, tapi juga laboratorium untuk mengembangkan teknologi otomotif, termasuk pelumas mesin. Kondisi balapan yang ekstrem menjadi tempat ideal menguji ketahanan pelumas sebelum diterapkan ke kendaraan harian.
Pada balapan drag bike, mesin dipacu dalam putaran tinggi dengan akselerasi maksimal dalam waktu singkat. Situasi tersebut membuat komponen mesin bekerja pada suhu dan tekanan yang jauh lebih berat dibanding penggunaan normal di jalan raya.
Baca Juga
Pelantikan Oknum Perwira Polda Sumbar Ditunda, Kasusnya Naik ke Sidang Kode Etik
Sebab itu, pengembangan pelumas kerap dilakukan melalui pengujian di lintasan balap. Teknologi yang terbukti mampu menjaga performa mesin pada kondisi ekstrem dinilai dapat memberikan perlindungan lebih baik saat digunakan pada kendaraan sehari-hari.
Pendekatan tersebut juga diterapkan oleh sejumlah produsen pelumas yang menjadikan motorsport sebagai bagian dari proses riset dan inovasi. Pengalaman di berbagai kejuaraan balap internasional menjadi dasar penyempurnaan formula pelumas agar memiliki daya tahan, stabilitas, serta perlindungan mesin yang lebih optimal.
Baca Juga
Polisi Sebut STNK Alphard Viral yang Cekcok dengan Satpam Masih atas Nama Pemilik Lama
Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia Alejandro Werd Alonso mengatakan dunia motorsport memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi pelumas.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































